Showing posts with label disney. Show all posts
Showing posts with label disney. Show all posts

Monday, December 2, 2013

Frozen

http://www.scifinow.co.uk/wp-content/uploads/2013/11/Disney-Frozen-film-review.jpg 

Frozen is finally here!

Seneng akhirnya bisa nonton ini film, hari Sabtu kemaren, bareng Ingrid's family.  Kita nonton yang jam setengah 8 malem di Blitz Grand Indonesia, karena di PI adanya yang 3D (Nicole belum betah nonton 3D), dan harga tiket di Studio XXI @75rb...lebih murah di Blitz yang cuma 55rb.

So...Frozen.

Frozen merupakan animasi karya Walt Disney Animation Studio.  Frozen adalah saduran bebas "Snow Queen" karya Hans Christian Andersen.  Sadurannya bebas banget, karena enggak ada mirip-miripnya sama sekali dengan Snow Queen hahahaha.

Seperti cerita karya Disney lainnya, terutama yang animasi dan ada Princesses nya, pasti ada lagu-lagunya.  Kali ini pun juga sama, film dilengkapi dengan lagu-lagu yang ikut ambil bagian dalam cerita. Gue suka banget lagu yang dinyanyiin Olaf "In Summer"...OMG it's so hilarious!! Dan lagunya Kristoff "Reindeer(s) Are Better Than People" juga lucu, meskipun pendek.  Terakhir, yang mungkin menjadi 'gong' nya adalah "Let It Go", dinyanyikan Elsa.  Tapi setelah gue pikir-pikir, gue lebih demen lagu opening scene-nya hahaha...enggak ada liriknya, cuma semacam hymn, tapi dari pertama kali gue denger gue udah langsung suka. 

Frozen bercerita tentang dua kakak beradik Elsa dan Anna yang merupakan putri Kerajaan Arendelle.  Elsa, sang kakak, ternyata punya kemampuan sihir, bisa mengeluarkan es melalui sihirnya.  Sampai suatu ketika tanpa sengaja Anna terluka karena sihirnya Elsa.  Sejak saat itu, Elsa jadi takut dengan kemampuannya dan atas desakan kedua orangtuanya, mengurung diri.  Pada saat Elsa naik tahta menjadi Ratu, kemampuan Elsa yang selama ini ia sembunyikan tiba-tiba muncul karena emosi.  Elsa semakin panik, semakin tidak terkontrol kemampuan sihirnya, hingga menenggelamkan Kerajaan Arendelle dalam salju, dan Elsa melarikan diri tanpa tahu apa yang telah ia lakukan.  Anna, merasa bersalah, segera mengejar Elsa.  Dalam perjalanan, Anna bertemu dengan Kristoff, Sven, dan Olaf, yang kemudian menemani Anna mencari Elsa.

Kristen Bell mengisi suara sebagai Anna, Idina Menzel sebagai Elsa, dan Jonathan Groff sebagai Kristoff.  Dari ketiganya, gue paling terkesan sama Idina Menzel.  Sejak di Wicked, gue udah terkesima sama dia dan di Frozen, tetep terkesima hahaha. Malah ada beberapa bagian yang gue ngerasa jadi mirip Wicked, terutama pada bagian Elsa dan Anna nyanyi bareng, di saat yang sama, tapi masing-masing dengan kalimatnya sendiri-sendiri.  Jadi mirip sama Les Miserables juga sih. Vokalnya Idina Menzel di lagu ini memang keren, apalagi bagian terakhir.  Gue bener-bener kebayang Wicked.  Suer demen banget gue sama lagunya.

Yang membuat Frozen berbeda dari cerita Disney yang lain adalah...kali ini Elsa dan Anna bisa dibilang tidak membutuhkan pangeran atau para cowok untuk membebaskan mereka dari kesulitan.  Oke, Anna membutuhkan bantuan Kristoff dan Kristoff memiliki peranan yang cukup besar dalam membantu Anna, tapi pada akhirnya Anna sendiri yang menyelesaikan semua permasalahan. Dan adegan terakhir dengan sukses membuat gue berkaca-kaca.  Juga adegan awal waktu Anna masih kecil dan dia ngetuk pintu kamar Elsa sambil ngomong "Do You Want To Build A Snowman" dengan ending yang...sedih...

Sejak Rapunzel (Tangled), Disney Princesses agak berbeda, lebih punya girl power, lebih independen dan lebih berani.  Mungkin sesudah  Frozen, Disney Princesses nya bisa lebih independen lagi hahaha.  Sebenernya ada satu kejutan lagi sih di film ini, yang membuat gue sampe kaget dan agak tidak percaya, karena menurut gue tumben gitu lho Disney buat cerita seperti ini, tapi ya ternyata memang iya hahaha...so better see it for yourself.  Bukan sesuatu yang besar, tapi yah cukup mengejutkan.

Buat gue sendiri, gue lebih seneng Tangled, karena ceritanya lebih romantis dan ada lagu "I See The Light" yang menyentuh banget.  Sedangkan Frozen lebih ke sisterhood dan courage yang diselipin roman.  Tapi biar begitu, gue tetep suka Frozen.  Satu lagi film Disney yang masuk daftar film favorit.

Friday, January 25, 2013

Another One From Annie Leibovitz!

Oke...berhubung kegiatan internet gue lebih banyak berkisar pada soal mengunduh film, jadi memang udah lama banget gue enggak browsing berita atau apapun yang berbau-bau Disney.

Awalnya gue udah mau tidur, it's 2.28 am man! Tapi karena satu dan lain hal, one thing lead to another, gue yang tadinya udah tiduran jadi bangun dan melakukan kegiatan browsing.

Dan betapa kagetnya gue waktu menemukan beberapa foto menarik.

Seperti yang sudah diketahui (andai belum tahu juga gak papa) Annie Leibovitz beberapa waktu lalu sempet melakukan serangkaian foto untuk promosi Disney Parks, yang ternyata dinamakan Disney Dream Portrait series.  

Sekarang, rupanya ada tambahan baru, yang mana ternyata memang masih berlanjut.  Oh well...

Berhubung masih rada baru...or mungkin memang enggak ada, foto-foto yang ada di sini ukurannya memang tidak besar, tapi setidaknya masih bisa dilihat :)

   
Ini yang paling baru. 

Where adventures awaits

Jelas, foto tersebut diambiil dari film Rapunzel.  Yang memerankan Rapunzel adalah Taylor Swift.  

Sedangkan di tahun 2012 ada

 Where you can go on the ride of your afterlife


 Where every moment leaves you hungry for more

Foto pertama diambil dari Haunted Mansion, yang menurut website Disney Park mereka bertiga bernama Phineaz, Ezra, and Gus atau lebih dikenal sebagai The Hitchiking Ghost.  Apakah ada yang tahu siapa saja yang ada di foto itu? Jack Black, Will Ferrel, dan Jason Segel.

Dan untuk foto kedua, diambil dari Peter Pan.  Kalau di seri sebelumnya yang diangkat adalah Peter Pan, Wendy, dan Tinkerbell, kali ini Captain Hook! Russell Brand yang kebagian peran sebagai Capt. Hook.

Tanpa gue ketahui, ternyata di tahun 2011 sudah ada tambahan 2 foto yang memang menjadi satu rangkaian. 

Where the magic set sail...


 ...and adventures become legendary

Jelas kedua foto ini diambil dari Pirates of the Caribbean dan Johnny Depp yang berperan langsung sebagai Capt. Jack Sparrow.  Untuk foto kedua, Johnny Depp ditemani Patti Smith as the second pirate in command.

Sekali lagi...mantap lah Annie Leibovitz 

Wednesday, July 13, 2011

Again...Disney

Gara-gara buka disneyprincesstumblr.com jadi tahu kalo ada buku "The Art of Disney Princess" dan udah pasti gue jadi penasaran abis. Setelah melakukan searching...ketemu dengan http://d-princesses.livejournal.com yang kebetulan sempet ngasih liat beberapa contoh gambarnya.

Dan gue cuma bisa terbengong-bengong...oh my God!! Keren abis!!

Aurora

Maleficent

Cinderella

Sekedar info, ketiga gambar ini dijual di disneystore.com dengan harga $74.95 - $164.95


Tiger Lily

The Princess & The Frog

Snow White

Cinderella

Princess Jasmine

Mulan

Snow White/Flight From The Forest

Gambar-gambar di atas, selain gambar tapi juga dijadikan gambar kaos di Disney Couture dengan harga @$49.95, kalo dikurskan sekitar Rp 500.000,00. Bukan harga yang murah untuk sebuah kaos. Tapi yang bikin beda adalah, kaosnya bukan sekedar kaos t-shirt biasa, tapi memang ada modelnya dan tiap gambar, modelnya beda-beda. Kayak yang gambar Mulan, suer keren banget, bisa jadi dress sendiri. Dan yang Princess Jasmine, kaosnya lengan panjang dan ada juga yang model scarf ($69.95). Untuk Snow White yang "Flight From The Forest", selain kaos juga dibikin model kanvasnya ($124.95 - $299.95). Mau banget!!! Please visit here for The Art of Disney Princess: Fine Art & Disney Couture

Moments Away by Rodel Gonzales.

Out Of These Waters by Rodel Gonzales.

Snow White in the Woods by Thomas Kinkade.

Sleeping Beauty Portrait by Mike Kupka.

Cinderella Portrait by Mike Kupka.

Sama seperti sebelumnya, gambar-gambar ini udah pasti dijual, tapi gue gak tau berapa harganya, karena enggak ngecek Disneystore.com :D And plese visit here for another Disney Fine Art


Saturday, July 9, 2011

Disney


All pictures are taken from http://thedisneyprincess.tumblr.com

Thanks to Nilla Kartika, since I accidentally stumble upon he tumblr :D
(mostly are Cinderella :D)













ARIES (Jasmine) willful, feisty, independent
TAURUS (Belle) creative, loyal, dependable
GEMINI (Alice) curious, childlike, talkative

CANCER (Cinderella) cautious, nurturing, empathetic

LEO (Charlotte) provocative, demanding, flamboyant

VIRGO (Tiana) realistic, knowledgeable, modest

LIBRA (Mulan) intellectual, easygoing, indecisive

SCORPIO (Pocahontas) intense, secretive, passionate

SAGITTARIUS (Rapunzel) adventurous, spirited, happy

CAPRICORN (Aurora) respectful, devoted, classy

AQUARIUS (Ariel) idealistic, rebellious, open minded

PISCES (Snow White) dreamy, compassionate, kind

Saturday, March 5, 2011

Again! Disney by Annie Leibovitz

Thanks to bbm from Mia, gue jadi tahu bahwa Disney Parks mengeluarkan rangkaian foto-foto baru karya Annie Leibovitz, untuk promonya. Sejauh ini gue baru ketemu tiga, dan kayaknya emang baru tiga foto ini yang dikeluarkan.

Kemaren dulu, sempet ke aksara dan ketemu buku "Annie Leibovitz at Work". Dan seperti biasa, gue ngeliat hasil karyanya Annie ini keren banget. Sederhana sih, tapi entah kenapa gue suka banget. Apalagi waktu foto orang-orang. Mungkin karena Annie Leibovitz bisa memindahkan apa yang ada di bayangan dia ke dalam kameranya.

Anyway, ini dia rangkaian foto-foto baru tersebut.

Can you guess who's who? :D

Where magic speaks, even if you're not the fairest of them all


Where memories take hold and never let go


Where a moment of beauty last forever


And here they are:
The Wicked Queen is Olivia Wilde (Tron; House, M. D.) and The Magic Mirror is Alex Baldwin
(30 Rock)From the movie SNOW WHITE AND THE SEVEN DWARFS
Click here for the fairy tale version

Ursula is Queen Latifah (Ice Age 2 & 3; The Secret Life of Bees)
From the movie THE LITTLE MERMAID
Click here for the fairy tale version

Belle is Penelope Cruz (Nine; Vicky Christina Barcelona) and The Prince is Jeff Bridges (Tron; Iron Man)
From the movie THE BEAUTY AND THE BEAST
Click here for the fairy tale version



Disney by Annie Leibovitz

Saturday, December 4, 2010

Tangled a. k. a. Rapunzel


Tadi akhirnya nonton juga nih film. Di sini judulnya udah berubah jadi Rapunzel. Gue sih lebih prefer Tangled, karena lebih seru hehehe...

Udah tertarik dengan ini film dari awal baca di wikipedia soal info film-film Disney yang akan datang. Makin tertarik setelah liat trailer filmnya...dan akhirnya berhasil juga liat nih film.


AND I'M IN LOVE WITH THIS MOVIE!!!

OMG!!!! Selesai nonton ini film gue cuma bisa senyum-senyum sendiri, sembari menghela napas panjang. Such a sweet and wonderful story!


Oke..mari mencoba membahas soal hal-hal teknis...meskipun gue enggak gitu ngerti juga sih hehehehe. Yang pasti, setiap animasi Disney punya ciri khas gambar yang berbeda-beda, dan setiap tahun biasanya teknik menggambarnya semakin maju. Contoh paling gampang ya perbandingan antara Snow White (dan teman-temannya seperti Cinderella, Alice in Wonderland bahkan Sleeping Beauty) dengan katakanlah Beauty & The Beast (baru nonton dvd yang Diamond edition soalnya hahaha). Gambar di Snow White bisa dibilang keliatan banget animasinya sedangkan di Beauty & The Beast udah agak lebih halus. Yah namanya juga teknologi ya?

Tapi terlepas dari itu semua, setiap animasi Disney itu kurang lebih memang saling beda satu sama lain. Snow White berbeda dengan Sleeping Beauty, berbeda dengan Beauty & The Beast, berbeda juga dengan Lilo & Stitch, dan berbeda juga dengan Princess & The Frog. Tarikan garis di tokoh-tokohnya berbeda, backgroundnya berbeda, bahkan warnanya pun berbeda.

Tangled, sepertinya bisa diliat, juga berbeda. Mengambil model seperti Tinker Bell, Bolt, memanfaatkan komputer grafis, gambar yang disajikan jadi terasa seperti sungguhan.



Ok, enough with the mumbling..."you know how I don't like when you're mumbling" :)....

Tangled bercerita tentang seorang gadis, bernama Rapunzel yang tinggal di menara tinggi jauh dari orang-orang sekitar, karena menurut Mother Gother dunia luar (di luar menara) itu penuh dengan orang-orang jahat. Padahal, keinginan utama Rapunzel cuma bisa keluar untuk melihat lanterns. Dan keinginannya itu mulai nampak akan terkabul ketika muncul Flynn yang tiba-tiba datang ke menara. Dan petualangan pun dimulai.

Dan rasanya seneng aja ngeliat animasi Disney ini penuh dengan lagu. Kembali lagi ke masa-masa dulu layaknya film musikal. Di kepala gue langsung kebayang kalo seandainya dibuat Broadwaynya...kayaknya bakal seru banget. Apalagi waktu ngeliat itu rambutnya Rapunzel yang panjang banget dan waktu dia nyanyi lagu pertama. WOW...mau gak mau gue sih tersenyum-senyum sendiri. And I love the song "I See The Light"!! Oh my God! And the scene is sooo breathtaking!

Gue suka dengan karakter-karakternya, dari Rapunzel, Flynn, Pascal, bahkan Maximum. Malah mungkin Maximum yang mencuri perhatian para penonton. Siapa yang menyangka, seekor kuda (Maximum) bisa mencuri perhatian?

Mata gue agak sedikit berkaca-kaca pada adegan terakhir (nyaris terakhir) karena yah...it's so unexpected. Tapi berpegang teguh pada prinsip Disney "and they lived happily ever after" jadi ya gue yakin bahwa they will live happily ever after :D

Dan harus gue akui, (mungkin) yang bikin gue bener-bener klepek-klepek adalah kata-kata Flynn di akhir film, tentang epilogue mengenai kehidupan mereka berdua. Oh so sweet!!! Hieh...Rapunzel and Flynn .... cute couple...hieh...

So...secara keseluruhan, ini film bener-bener sesuai dengan harapan gue. Dengan tokoh-tokoh yang menarik, loveable; cerita yang ringan namun tetap berkarakter, magical (like always), full of love and happy ending; lagu-lagu yang menarik/lucu; ini film masuk kategori animasi Disney favorit gue.

Flower, gleam and glow
Let your power shine
Make the clock reverse
Bring back what once was mine

Heal what has been hurt
Change the Fates' design
Save what has been lost
Bring back what once was mine

What once was mine


all pictures taken from Disneylicious.com

Tuesday, April 27, 2010

Cinderella


Ok...gak perlu dibilangin lagi kalo gue tergila-gila pada Disney. Tergila-gila pada Disney Princess, terutama pada Cinderella.

Kalo ditanya, why Cinderella? Gue gak bisa jawab juga. Mungkin karena cerita Disney Princess pertama yang gue tonton itu adalah Cinderella (dan Snow White)...mungkin karena gue amazed dengan the fairy godmother...mungkin karena bajunya yang cantik itu...mungkin karena lagu-lagunya...mungkin karena Cinderella kudu pulang sebelum jam 12 malam...I don't know why...tapi yang pasti, diantara seluruh Disney Princess...Cinderella yang paling gue suka.


Dan setelah gue pikir-pikir...Cinderella itu memang cukup melegenda. I know...ALL of the Disney Princess are legends...tapi there's something about Cinderella yang entah bagaimana memang memukau :)

So...tadi sedang dengerin album Disney "Music From the Park", ngedengerin Take 6 nyanyi "When You Wish Upon A Star" from Pinocchio secara acappela (AMAZING btw) mau gak mau jadi inget sama Take 6 waktu nyanyi lagu "Work Song" from Cinderella, tentu secara acappela juga. Dan mau enggak mau jadi inget sama itu album yang DULU udah pernah gue beli kasetnya...dan sekarang nyari CD-nya...hieh...susah!!


Inget banget nih waktu beli ini kaset. Pertama liat di Plaza Indonesia jaman dahulu kala (rilis 1995) dan gue lagi lewat di depan Duta Suara, langsung brenti dan masuk ke toko demi liat nih kaset. Berhubung waktu itu masih...SMP dan berarti duit juga terbatas sempet mikir-mikir juga nih mau beli or not...tapi toh akhirnya nekat beli hahaha...dan sekarang gue nyari yang format CD...di amazon.com dah gak ada... :(

Anybody can help me? :)

Saturday, April 10, 2010

Disney-Theme Song

Gak bakal ada habisnya buat gue untuk ngomongin Disney. Dari film, musik, buku, I LOVE Disney.

Ini ada 2 lagu yang bukan dari soundtrack tapi masih berkaitan dengan Disney. Gue mencoba mencari music video-nya di youtube...cuma nemu satu, yang satu lagi...well...bukan music video 'resmi'

Pertama Jim Brickman feat. Wayne Brady - Beautiful.

From the Moment I saw you,
from the moment I looked into your eyes
there was something about you
I knew I knew
that you were once in a life time
a treasure near impossible to find
and I know how lucky I am to have you

Chorus:
Cause I've seen the rainbows that can take your breath away
the beauty of the setting sun that ends a perfect day
and when it comes to shooting stars, I've seen a few
but I've never seen anything...as beautiful as you

Holding you in my arms
no one else has fit so perfectly
I could dance forever with you, with you
and at the stroke of midnight
please forgive me if I can't let go
cause I never dreamed I'd find a Cinderella of my own

Chorus:
Cause I've seen the rainbows that can take your breath away
the beauty of the setting sun that ends a perfect day
and when it comes to shooting stars, I've seen a few
but I've never seen anything...as beautiful as you

Chorus repeat:
Cause I've seen the rainbows that can take your breath away
the beauty of the setting sun that ends a perfect day
and when it comes to shooting stars, I've seen a few
but I've never seen anything...
Oh Oh, Oh no, I've never seen anything...as beautiful as you

from the moment I saw you,
from the moment I looked ïnto your eyes...



Bisa dibilang lagu ini masih tergolong 'baru' dibandingkan lagu kedua. Lagu ini ada di albumnya Jim Brickman "The Disney Songbook". I really love this song!



Lagu kedua, lagu Brian McKnight - Remember the Magic. Inget banget ngeliat video klipnya waktu di asrama, pas malem-malem dan tinggal gue yang bengong. Gak nyangka bisa ketemu tuh v-klip. Gue cari di youtube enggak ketemu, tapi gue ketemu video yang ini and it's not bad :)

Can you remember
Back to a simpler time
Back to the watercolor days
That still run through your mind

Oh, I remember just my old friend and me
Runnin' through an open field
The way it used to be


The feeling that our hearts could just take wings
We could live out all our dreams
The journey there was never far away


But like a dream come true
That's still inside of you
The secret of tomorrow is
To live your dreams today


Remember the night
Remember the feeling
Remember the magic
In our lives

You opened up my eyes
To a new world revealing
So remember the magic
Just remember the magic
One more time
Oh, remember


Do you remember
The way it used to feel
When love was only make-believe
And fairy tales were real

Oh, I remember
You were with me once again
Free to live our fantasies
It never has to end

The feeling that our hearts would just take wings
We could live a world of dreams
Together we would sail against the wind
And now I know where to begin
How to find it all again
From now until forever

Remember the time
Remember the feeling
Remember the magic
In your eyes

You opened up my eyes
And you gave life new meaning
So remember that feeling
Just remember the magic
One more time
One more time



Hieh...kapan ya bisa ke Disneyworld? Mungkin pas nyampe gue langsung nangis kali ya hahaha...

Thursday, January 14, 2010

The Chipmunks, The Detective, and The Princess

Udah LAMA banget pingin nulis review tentang tiga film ini...tapi selalu aja kena 'halangan'. Dari yang udah ngantuk, males, sampe karena sibuk baca komik/manga, jadi lupa segala-galanya. Tapi hari ini, dengan niat dan tekad kuat, akhirnya berhasil juga untuk mulai menulis...so here goes.

Hm...sorry berat kalo malah jadi ada spoilernya ya...sometimes I can't help it :)

First we have Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel



Waktu film Alvin and the Chipmunks pertama kali muncul (main di bioskop) gue enggak tertarik sama sekali. Alasannya klise. Bukan buatan Disney salah satunya. Dan lagi, pas ngeliat trailernya, gue emang enggak tertarik. Males aja gitu nonton para chipmunks ini berbuat kekacauan...jadi ya gue skipped nonton ini film. Meskipun harus gue akui, suara mereka emang lucu banget :)

Nah begitu the squeakquel ini muncul, entah mengapa gue langsung tertarik. Gue tertarik dengan the Chippetes. Gila!! Ngeliat mereka nyanyiin lagunya Beyonce, All the Single Ladies, dengan suara chipmunks mau enggak mau pasti bikin siapapun yang denger ketawa terbahak-bahak. Belum lagi ngeliat liukan badan mereka...wuih...Beyonce juga kalah kali hahaha...

Jadi kali ini, gue nonton Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel. Untungnya, Alvin and the Chipmunks yang kesatu main di Star Movies, jadi paling enggak gue tau lah awal mulanya tuh chipmunks jadi penyanyi gimana (meskipun gue enggak gitu ngikutin juga sih).

Gue nonton ini filma bersama dengan Sufei (my partner in crime) di Plaza Indonesia XXI, yang kemudian disambung dengan film Sherlock Holmes (review berikutnya). Hari itu, hari Selasa, nyaris hanya kita berdua yang nonton, tapi toh kemudian muncul beberapa orang lainnya :)

Gue kasih nilai...7 out of 10 lah. Menghibur, lucu, dilengkapi dengan lagu-lagu yang keren-keren (the chippettes juga menyanyikan lagu Katie Perry, Hot and Cold!!!), tidak lupa dengan tokoh yang jahat, konflik diantara para chipmunks, dan tentunya happy end.

Karena target audience-nya adalah anak-anak, jadi memang jalan ceritanya sederhana dan konflik yang ditampilkan pun juga tidak terlalu njelimet. Selain itu, film ini punya nilai/mengajarkan sesuatu juga sih untuk penonton (dalam hal ini mungkin anak-anak ya), tentang pentingnya keluarga, kebersamaan. Sederhana, tapi yah..cukup dalam lah. Sekali lagi, menurut gue peran orang tua cukup diperlukan, meskipun enggak terlalu sih :) karena yah ini film cukup asik untuk dinikmati begitu saja.



Berikutnya, Sherlock Holmes. Gue cuma bisa bilang, WOW!! It's a must see movie!! Gue beruntung bisa liat nih film dua kali, dan rasanya baru kali ini gue enggak merasa bosen or merasa pingin buru-buru pindah scene. Not this movie. Bahkan Avatar pun gue masih merasakan ada bagian yang enggak mau gue liat (bukan karena adegannya jelek, tapi mungkin karena adegannya lebih ke conversation, jadi rada males aja hehehe).

Setelah nonton Sherlock Holmes untuk kedua kali, gue menyadari bahwa SANGAT BANYAK sekali kata-kata Sherlock yang bagus!! Bukan karena kata-kata yang diucapkan itu merupakan nasihat or apa, tapi gimana ya...kata-kata yang diucapkan tuh bukan sekedar percakapan biasa. You have to see it to know what I mean :)

Terutama buat yang ngerti Bahasa Inggris, please listen to the words he was saying. Jangan hanya bergantung pada teks yang ada, karena ada beberapa yang menurut gue kurang tepat. Tidak salah, hanya kurang tepat. Dan pay attention! Film ini punya ritme yang cepat. Jadi, ketinggalan satu kata or satu kalimat, bisa cukup fatal akibatnya :)

Gue suka banget ngeliat interaksi antara Watson dan Holmes. Dan yah harus gue akui, gambaran Guy Ritchie (do you know that it's a Guy Ritchie movie?) akan Holmes dan Watson jauh berbeda dari apa yang digambarkan di buku atau di film-film Holmes yang lama. Holmes yang ini lebih...lebih slengekan, lebih bengal, lebih santai, lebih cuek. Sedangkan Watson lebih...lebih santai, sama pinternya dengan Holmes, dan lebih banyak berperan (dibandingkan di buku).

Buat gue, ini film emang keren abis. Selain karena memang menampilkan Holmes & Watson yang memang sangat berbeda (lebih 'modern' kali ya), ceritanya pun menarik. Tidak sedikit tingkah laku Holmes dan Watson yang mengundang tawa. Berani jamin, 10 menit pertama (kayaknya sih sekitar itu deh) pasti bikin tercengang.

Yang pasti, ini film memang wajib tonton. 9 out of 10 :) Buat yang belum pernah kenal dengan Sherlock Holmes, inilah saatnya untuk berkenalan dengan salah satu detektif paling terkenal di dunia. Sedangkan yang udah pernah kenal, film ini memberikan sudut pandang lain akan Sherlock Holmes.
Sherlock Holmes: [to Watson] Never theorize before you have data. Invariably, you end up twisting facts to suit theories, instead of theories to suit facts.



Last but not least...the animation that I've been waiting for...Disney The Princess and the Frog. Film ini dirasa cukup spesial karena yah untuk pertama kalinya, tokoh utamanya orang kulit item atau African-American instead of Caucasian. Selain itu, Disney kembali ke 'formasi awal', gambar yang halus dan lagu-lagu yang cantik.

As always, gue dah kayak anak kecil aja nonton nih film, mana cukup banyak pula anak-anak yang nonton nih film. Sebelah gue malah dua anak dan orangtuanya pada nonton hahaha...jadi terharu.

Sekali lagi...what can I say? Gue begitu...menikmati, begitu terharu, begitu terpesona dengan ini film, sampe gue MAU nonton lagi!! Siapa yang mau nemenin??

Ceritanya sederhana. Udah pada liat trailernya 'kan? Jadi tau lah, kalo sang kodok tuh minta dicium supaya jadi manusia, eh yang ada malah Tiana (cewek yang dimintai tolong) malah jadi kodok...dan dimulailah petualangan mereka berdua supaya bisa kembali menjadi manusia. Along the way, mereka bertemu dengan Louis the Aligator dan Ray the Firefly (kunang-kunang).

Film ini berhasil bikin gue tertawa terbahak-bahak ngeliat tingkah laku tokoh-tokohnya, bikin gue merinding ketakutan ngeliat tokoh yang jahat, menangis terharu ketika kemalangan menimpa salah satu tokohnya, dan tidak lupa ikut bergoyang ketika mendengarkan lagu-lagunya yang ceria. Gue yang pasti enggak nyangka kalo gue bisa berkaca-kaca pas nonton nih film...padahal gue dah tau jalan ceritanya karena dah baca junior novelatation nya dulu!!

Dan layaknya film Disney, selalu ada pelajaran yang bisa dipetik dari film ini. Apa itu? Ya nonton saja ya... :) Seperti biasa, gue kasih 9 out of 10 untuk film ini. Buat yang kangen sama film-film Disney model-model dulu, kayak Aladdin, Beauty and the Beast, The Little Mermaid, ini film yang hampir menyerupai film-film itu. Tidak pernah rugi lah nonton film keluaran Disney. Apalagi animasinya. Meskipun target audience-nya anak-anak (semua umur) tetep bisa dinikmati sama orang dewasa kok, karena temanya universal. Apalagi kalo bukan Cinta :)

Really love The Princess and the Frog!!!



Hieh...ini dia 3 film yang cukup lama dinantikan kehadirannya...dan yang sepertinya sedang meramaikan bioskop-bioskop di Jakarta. Sekarang...menanti kehadiran another good movie to see :)

Tuesday, November 24, 2009

[FULL] New Moon and Disney's Christmas Carol

Sebenernya dari hari Minggu, pulang nonton udah langsung nulis, tapi entah mengapa blogspot enggak bisa kebuka alhasil belum bisa diposting...jadilah baru hari ini deh. Tapi ceritanya terjadi hari Minggu, ya... :)

Well hari ini another double features lagi. Pertama nonton Disney’s Christmas Carol dan kedua, hieh…Twilight Saga: New Moon. I know…I know…I know…I said that I don’t like The Twilight Saga. Tapi mau gimana lagi, berhubung temanku si bawel nan cerewet Sufei ternyata punya tiket dan kudu dipake, alhasil pergilah daku menemani. Di saat semua orang sibuk mengantri, karena itu New Moon (yang harusnya diganti FULL Moon) ternyata baru main di Studio XXI, eX Plaza Indonesia saja. Jadilah semua orang, terutama yang udah ngebet banget, pada berbondong-bondong ke Studio XXI, ngantri beli tiket bahkan rela duduk di bangku paling depan. Ckckckckck…bener-bener deh. Prasaan gue gak pernah sampe segitunya deh hehehehe…


So…kali ini sengaja pergi agak mepet, menghindari konsumerisme berlebih (dari sisi gue terutama) apalagi mengingat kayaknya belanja gue udah cukup over (bandung, nonton This Is It-2012, BOOKS, Tajur, nonton lagi) jadi tadi nyampe di Plaza Indonesia around 2 pm, langsung menuju bioskop Plaza Indonesia XXI untuk mencari Disney’s Christmas Carol yang jam…16.45 kalo gak salah. Sayang udah penuh, tinggal bagian depan. Ya udah gak jadi nonton. Jalan menuju Studio XXI (memalukan!! Pake acara ‘nyasar’ segala coba!) untuk ngambil tiket New Moon.


Jadi, ceritanya kenapa bisa dapet tiket adalah karena koko Sufei, beli tiket menggunakan M-Tix untuk nonton 2012 dan New Moon dibelikan untuk Sufei. Berhubung cuma dua dan itu tiket kalo gak dipake kemungkinan besar dapat menimbulkan perang dunia di rumah Sufei (ternyata reaksi Kokonya biasa aja tuh setelah diberitahu kalau kemungkinan enggak bisa dipakai!), maka dengan ‘terpaksa’ gue menemani hihihihi… yah sebenernya sih, andai kata kemaren gue gak ‘berkoar-koar’ bilang kalo gue gak suka New Moon, mungkin gue enggak merasa ‘terpaksa’, tapi berhubung gue udah koar-koar…ya tengsin juga lah yauw!


Anyway, back to ticket. Berhubung gue nonton jam 8 dan gue mau ambil tiket jam setengah 3-an, dibilang belum bisa. Trus berhubung gue ngeh kalo Grand Indonesia dan Plaza Indonesia itu bisa dibilang sebelahan, jadilah gue nekat menuju Blitz Megaplex untuk ngecek itu Disney’ Christmas Carol. Ternyata ada! Kita nonton yang jam 5.


Sementara itu, Sufei belum menampakkan batang hidungnya maupun dua gigi kelincinya sama sekali. Jadilah gue turun dari lantai 8 menuju Lower Ground menggunakan eskalator (untung gue gak vertigo) untuk mampir ke Kinokuniya (forgot to bring book and let’s face it I can’t help myself!) ngecek buku. Dan ternyata sodara-sodara, gue beli buku lagi, Graceling karya Kristin Cashore.


Kebetulan ini buku juga cukup lama gue incer tapi somehow selalu enggak gue beli. Selesai beli, mampir Starbucks, sekedar untuk nyari tempat duduk dan minta cap, dan gak lama Sufei pun datang. Yah at least sampe Ice Dark Cherry Mocca gue nyaris habis.




Disney’ Christmas Carol (based on Charles Dickens’ Christmas Carol). Well…bisa dibilang Christmas Carol adalah cerita Natal favorite gue (is there any good Christmas story other than Christmas Carol?). Memang sih, siapa yang enggak tahu cerita tentang Christmas Carol? Begitu klasiknya sampe udah banyak yang maenin. Dari Muppet, sampe dibikin sadurannya, semua ada. The idea of those three spirit, spirit of Christmas Past, Christmas Present, and Christmas Yet To Come to visit you is…so simple and yet so touching! Kita jadi diberi semacam kesempatan kedua untuk memperbaiki segala kejahatan, segala kelalaian, dan segala yang negatif. Siapa yang enggak mau coba?

Kali ini Disney mencoba menggunakan teknologi (dan Sutradara) dari The Polar Express. Buat yang belum pernah nonton The Polar Express (seperti pacar adek gue) tentu akan tercengang ketika menonton ini film. Kenapa? Karena terlihat begitu nyata (perhatikan bagian rambutnya…HALUS!!), bahkan pori-pori hidung si Mr. Scrooge pun terlihat…hm…mungkin harus pake pore pack dia :)

Meskipun dikatakan film semua umur, tapi gue sarankan anak-anak usia TK lebih baik duduk manis bersama orangtuanya, dan kalo perlu diceritakan dulu sebelum nonton. Dan jangan membawa anak balita ke dalam bioskop untuk nonton film ini. Buat gue pribadi, ini film termasuk kategori Bimbingan Orangtua lah, kecuali yah SD kelas 4 atau 5 lah.

Kenapa begitu, karena film ini cukup ‘menyeramkan’ untuk anak-anak kecil. Apalagi yang masih TK gitu. Terlebih balita, meskipun pergi dengan orangtuanya sekalipun. Adek gue aja pas pulang nonton bilang kalo dia lupa bahwa film ini mengerikan. Apalagi waktu Jacob Marley-nya muncul. Kemudian film ini juga mengenalkan konsep spirit/hantu. Bagus kalo anaknya ngerti it’s just a movie, lha kalo sampe mimpi buruk gimana? Terakhir, film ini banyak kagetnya! Suer! Gue aja yang udah nonton masih beberapa kali terlonjak kaget! Hihhh!! But seriously, kalo bisa sih buat yang berencana untuk ngajak anak-anak nonton, lebih baik diceritain dulu deh, supaya nanti mereka enggak sibuk nanya di dalam bioskop.


Namun, terlepas dari semua itu, ini film tetap menghibur. Agak gloomy dan dark, tapi di akhir memberikan pencerahan. Ada beberapa hal yang bikin tertawa, meskipun tidak banyak, dan ada juga yang bikin berkaca-kaca (gue sampe menitikkan air mata, padahal udah tau ceritanya!). Belum lagi lagu-lagunya yang amat sangat menghibur, terutama yang cukup familiar dengan lagu-lagu Natal, membuat kita mau tidak mau ikut bersenandung. Dan buat yang belum pernah nonton/baca/denger tentang Christmas Carol, inilah salah satu film yang dengan bagus mengintepretasikan karya tulis Charles Dickens ke layar lebar.

Speaking of Charles Dickens, yang tertarik atau penasaran akan karyanya yang lain, ini ada beberapa karyanya yang udah dibuat layar lebarnya, antara lain Oliver Twist, The Life and Adventures of Nicholas Nickelby, A Tale of Two Cities, dan Great Expectation. Lumayan juga untuk ditonton ;)



Next, New Moon.

OMG…gue udah speechless lah. Gue gak tau harus nulis apa. Mungkin penilaian gue ini bias banget, karena gue udah kadung enggak suka dengan The Twilight Saga, mungkin karena gue enggak liat yang seri 1 (Twilight), yang pasti sih nonton ini film…terasa membosankan.

Pertama, ritme ini film lama. Meskipun ada adegan dimana bulan oktober beralih ke november beralih ke desember terjadi dalam hitungan detik/menit, kemudian ada adegan dimana sebuah proyek sedang dikerjakan dari belum jadi sampai akhirnya selesai, tetep aja yang namanya itu ritme tetep aja enggak terasa lebih cepat.

Kedua, mendung bo! Bukan cuma karena memang lingkungannya berawan, literally berawan, tapi mood film ini pun juga mendung. Oke lah gue ngerti, ceritanya ‘kan si Edward sedang pergi dan si Bella sooo broken hearted gitu. Tapi ya masak dari awal sampe akhir mendung mulu? Cerah dikit waktu ke Volturi klan (eh bener ‘kan itu klan Volturi?).
Dan yah bisa dibilang gue cukup menikmati tuh adegan berantem mereka hahaha...untuk yang satu itu emang keren.

Ketiga, dan ini yang membuat gue agak-agak gimanaa gitu. Gue enggak melihat sisi romantisnya Edward ke Bella and vice versa. Okelah mereka ada chemistry (yang suer gue gak liat), tapi enggak ketemu tuh gue sisi romantisnya Edward.


GOD! Gue bisa dibantai orang-orang nih nulis begini!
But seriously, gue gak ngeliat itu semua. Oke, Bella rela mati demi Edward, dan Edward pun rela mati demi Bella, tapi tetep aja itu kurang.

Sekali lagi, gue rasa ini bias. Dan setelah gue pikir-pikir lagi, gue yang emang enggak sreg dengan karakter Edward ini hahaha. Setelah dibahas dengan Sufei, kesimpulan kita satu. Edward mesti belajar sama cowok-cowok Korea tuh yang cool, slengekan, kasih tampang enggak peduli, tapi care and so deeply in love sama pasangannya. Wajahnya Edward or mungkin di sini karakternya Edward, terlalu cool, terlalu aloof, dan kurang…jahat, kurang bengal, kurang cuek, kurang misunderstood, kurang berbahaya.


Yah namanya juga pendapat gue, pendapat orang yang emang dari awal tidak tertarik dengan The Twilight Saga, jadi yah…ya udah. Gue sekedar memberikan alasan why I don’t like the Twilight Saga, so no hurt feeling ok ;)

Oh ada satu adegan yang well...lucu sih, tapi mungkin aneh kali ya? Sufei waktu ngeliat para wolves itu keluar, tau apa yang keluar dari mulutnya? Bukan kata-kata tercengang tapi..."aww..lucunya!" WHAT??? Ckckckc...susahnya anjing langit yang satu itu...katanya dia wolves itu 'kan masih sodara sama anjing, jadi yah dimata dia semua wolves yang badannya gede-gede gitu cute. Hieh...bener-bener deh!
Free Delivery on all Books at the Book Depository
Please e-mail me directly if you have any question about things that I wrote in this blog at celotehze@yahoo.com