
So...finally Percy is here...and I decided to see it today. I saw the 3D. Not so much different I think from the 2D, I just prefer the 3D version. Dito asked me to write a review about this movie, right after I saw it. And here it is...
Buat yang udah b'll be disappointed. Dan setelah gue baca wikipedia...jadi tambah lemes hahaha...karena filmnya bener-bener beda dengan yang versi buku. Secara garis besar, masih sama jalan ceritanya, mengenai Percy yang pergi menuju Sea of Monster untuk mengambil The Golden Fleece, demi menyelamatkan pohon Thalia, yang kemudian masih harus berurusan dengan Luke Castelan dan Kronos. Tapi cuma sebatas itu aja yang sama, karena runtutan kejadiannya sama sekali dibikin beda dengan yang di buku.
Sedangkan buat yang belum pernah baca bukunya, film ini bakal bisa dinikmati dengan santai dan seru. Actionnya lumayan banyak, beberapa adegan cukup lucu, dan CHB sendiri terlihat lebih...apa ya...dibandingkan film yang pertama CHB lebih homey, lebih berdekatan satu sama lain. Gue cukup suka dengan adegan pembukanya. Mungkin lagu latarnya juga membantu hahaha...tapi gue suka sih adegan awalnya. Dari adegan awal itu bisa dibilang keliatan banget seperti apa sebenernya kepribadian Percy itu. Dan buat penggemar Percabeth (me included), bakal suka banget, karena Percy dan Annabeth ditampilkan begitu affectionate satu sama lain.
Salah satu tokoh yang cukup gue nantikan adalah kehadiran Tyson. Setidaknya kali ini, penokohannya kurang lebih sesuai dengan di buku. Gue suka dengan Tyson di sini, meskipun kalo di buku, Tysonnya lebih terlihat "bodoh" sih, sedangkan kalo di film Tyson lebih terlihat "polos". Tapi satu yang buat gue terlihat adalah betapa Tyson sangat sayang dengan Percy dan Percy pun, meskipun awalnya agak ragu/cemburu, berusaha untuk bisa menerima Tyson apa adanya.


.jpg)

.jpg)



