Showing posts with label konser. Show all posts
Showing posts with label konser. Show all posts

Sunday, April 26, 2009

Pre Competition Concert Orcaelae Vox Sacra


Well....akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba juga...

Linwell sempat menanyakan mengapa konser pre-comp hari Jumat, 24 April 2009 kemaren terasa begitu heboh...padahal bukannya 'cuma' konser pemanasan doang?

Mungkin yang membuatnya menjadi heboh karena...undangan yang diberikan terbatas. Setiap penyanyi hanya diberi jatah lima undangan. Dan dari lima undangan itu tentu orang tua yang menjadi prioritas utama. Dan bagi yang menerima undangan, harus lah wajib datang. Lha terus...gimana ceritanya geng gue, yang jumlahnya adalah 9 orang, kemudian tambah 4 orang jadi bisa dateng dan nonton konser itu?

Itulah gunanya teman hahahaha....

Thanks to Lisa dan Freddy akhirnya kita ber-tiga belas bisa dateng dan nonton itu konser. Dan mungkin, karena undangan yang terbatas sedangkan yang ingin nonton banyak, jadi undangan yang diberikan itu tidak boleh disia-siakan. Jadilah sampai H -1 tetep ditelpon dan diingatkan bahwa besok ada konser bla bla bla bla....

And things get a little bir crazier begitu Sufei teriak-teriak DRESS CODE di FB...yang ujung-ujungnya tetep aja gue yang harus kudu mesti sms semua anak supaya kompakan...untung aja semua pada oke...dan meskipun baju gue bukan murni hitam...tapi tetep aja intinya 'kan ada hitamnya hehehehe

Dan gak cuma itu [gue baru inget satu lah lagi] sempet terjadi kepanikan ketika Freddy meminta gue untuk dateng around 6, padahal gue janjian sama Sufei, Linyuk, Rany di GM jam 6. Lha? Gimana coba? Ternyata di undangan tertulis acara jam 7, sedangkan Lisa sms minta kita datang 7.30...'kan jelas jadi bingung...tapi setelah ngomong sama Lisa, diberi tahu bahwa acara mulai jam 8. Jadi ya sudah, tidak terjadi kepanikan.

Begitu nyampe di gedung dan lantai yang dituju, barulah gue sadar kenapa diminta untuk dateng jam 7, karena mereka ada acara dinner dulu!!

Yup! Kita, para undangan, dapet dinner dulu!!

YEAY!! Gak pernah seumur-umur tuh PSUT (or in this occassion OVS) bikin konser ada makan hahaha...emang jaman udah beda :)

Dan belum pernah tuh PSUT (or in this is OVS) pergi ikut festival paduan suara di Venice, Italy. Yup! For the first time in PSUT' history, ikut festival padus ke luar neger, all paid by uni! Bikin IRI gak sih?

So...setelah menikmati santap malam, acara pun dimulai. Kata sambutan bla bla bla dan barulah mereka nyanyi...

What can I say yah??? Mungkin untuk istilah or review yang lebih ada nilai musikalitasnya...silakan baca blog Dito di Pre-Competiton Orcelae Vox Sacra

Sedangkan dari gue...gue cuma bisa wow aja ngeliat mereka...ternyata BAGUS hahahaha...mereka cuma bawain antara 6-7 lagu, yaitu lagu-lagu yang akan mereka bawakan di sana, untuk Mixed Chamber dan Folklore. Untuk Mixed Chamber itu dipilih lagu-lagu yang modelnya kayak Panis Angelicus, Tantum Ergo, Sanctus, Alleluia...gue suka banget itu Alleluia-nya...gak nyangka bisa kayak begitu!!

Tapi, gue cinta banget sama Folksongs nya...terutama Luk Luk Lumbu...bahkan Karaban Sapee pun [akhirnya] gue suka hahaha...puas aja gue berhasil 'meliput' pake video yang ada di kamera digital, karena pas nyampe rumah bisa gue dengerin ulang dan bisa bikin gue kembali amazed dengan apa yang udah mereka capai...so far.

Dan seperti yang gue tulis di blog Dito bagian comment...gue BENER-BENER BERHARAP mereka akan pulang membawa paling enggak satu piala lah...duh...bisa gak ya????

Beneran deh...mereka bener-bener bikin IRIIII sekali!!! Selain karena faktor ke luar negeri, tapi gue ngeliat festival kali ini tuh modelnya seperti Jamboree Pramuka...yah you know what I mean lah. Kesempatan untuk bertemu dengan banyak orang dari negara-negara lain, dengan bahasa yang berbeda pula. Itu yang buat gue sangat menarik...dan UNTUNG paling gak gue dah sekali ikut acara seperti itu hehehe...

So...in the end, setelah puas nonton, para undangan diberi kesempatan untuk menyalami dan mendoakan masing-masing penyanyi semoga sukses dan lain-lain. Gue sendiri gak bicara banyak, karena emang gak banyak yang gue kenal...tapi gue dan temen-temen gue di sini bener-bener mendoakan yang terbaik dan semoga mereka bisa menang. YEAY!!!

Monday, December 22, 2008

Penonton Kecewa

Oke...tadi gue baru aja nonton konser.

Gila man!!! Suer jelek!!

Duh beneran deh. Gue ampe bingung banget, kok bisa sih sampe sejelek itu? Maksudnya, ini kan konser gitu lho, orang bayar untuk nonton nih konser, lho kok ya jelek? Gue sampe stress ndiri!

Adek gue, Tizia, tiga bulan yang lalu diajakin untuk ikut paduan suara baru. Karena emang dah lama gak nyanyi dan pingin aktif nyanyi lagi, jadilah dia join. Mulailah latian seminggu sekali. Nah, salah satu pengisi acaranya itu adalah padus si Tz ini, Chorale. Selain dia ada 2 padus lagi. Satu padus anak-anak, satu Tera Voce punya Benny Manumpil.

Session 1.
Alamak!!! Dari tiga padus itu, cuma padus anak-anak yang menurut gue lebih better.

Chorale yang pertama maju, nyanyi Simple Gifts. Startnya goyang, gak yakin dan jelas-jelas gak stabil. Kayak orang mau jalan tapi agak kepleset dikit. Trus ke belakangnya, mulai deh...ada yang gak pitch, ada yang melengking ndiri, gak kompak banget deh. Lagu kedua, yang sebenernya dah males untuk gue dengerin, gak tralu beda jauh sama lagu pertama.

Entah karena gue duduk di belakang, jadi suara itu serasa jalan ndiri-ndiri or jumlah orang yang cuma 25 jadi kalo ada yang salah langsung ketauan, atau emang jelek? Gak tau deh. Untung ini tiket gratis, jadi gak rugi-rugi amat. Dan andai gak ada Tizia, gue dah minta nyokap untuk pulang saat itu juga. Beneran.

Padus anak-anak lebih better. Paling gak suaranya masih ngeblend lah, walaupun sempet ada yang lari sebentar. Trus ada yang sedikit gak pitch, tapi yah maklum lah. Toh buat gue lebih banyak yang pitch.

Yang gue kaget adalah Tera Voce. Alamak! Gak ngerti deh. Gue berharap Tera Voce bisa memukau gue. Tapi ternyata enggak. Gak blend banget! Lagu kedua malah menurut gue berantakan. Gue jadi bingung.

Tapi yah itu...mungkin karena gue duduk di belakang kali ya, jadi tuh suara gak ngumpul dan malah lari kemana-mana, alhasil yang ada gue gak denger suara bulat mereka.

Penghiburan gue cuma Jakarta Symphony Orchestra yang ngebawain beberapa lagu Natal, termasuk Christmas in the Kitchen (yang pake wajan panci dsb) dan Suite from Polar Express. Heh...penghibur kekecewaan gue.

Sebelum tuh symphony, gak ada yang gue kasih tepuk tangan!

Session II.
Much better. Kenapa? Karena all artists nyanyi semua, jadi emang suaranya terdengar lebih bulet.

Dan begitu acara selesai, gue langsung kabur. Bayangin coba? Gue nonton konser, gak pake nunggu ancore, langsung pulang!

Gila gak?

Parah deh.

Selain itu...entah karena emang dah terbiasa jadi EO or terbiasa ngeliatin konser or gimana, gue ngerasa panitia-nya gak siap sama sekali deh. Mungkin baru pertama kali ini bikin konser kali ya?

Gak ada MC!

Oke...oke...oke...ada orang yang cuap-cuap or sedikit ngasih pemberitauan soal tata tertib berkonser. Tapi masak cuma sekedar baca doang? Sambil duduk lagi! Udah gitu suaranya kayak orang males-malesan gitu! Gak ada semangatnya sama sekali.

Trus gak ada kata sambutan or basa-basi; menjelaskan tujuan konser dsb. Langsung mulai.

Pada waktu intermission juga gak dibilangin. Telat ngasih taunya. Orang-orang dah pada keluar, baru deh ada yang ngasih tau kalo kita "memasuki bagian istirahat selama 15 menit". Halah! Kalimatnya lho!

Pembagian bunga juga gitu. Semua yang mau dibagiin bunga dipanggil satu-satu ke depan, kemudian yang diminta untuk memberikan bunga juga langsung dipanggil semua sekaligus, trus udah. Bunganya dikasih ke orang yang memberikan, dan orang itu jalan ndiri. Dah kelar dikasih bunga, terus udah. Gak ada pemberitauan lebih lanjut.

Duh...gue dah gregetan ndiri aja dari tadi. Hal-hal kecil yang bisa bikin senewen yang kayak gitu tuh!

Hieh...parah deh!


Sunday, October 19, 2008

Musicademia 2008

Dari Twilite Orchestra Official Homepage
Musicademia ada lagi lho! Hari Rabu, tanggal 29 Oktober 2008, pukul 19.30 WIB, Twilite Orchestra dan Sampoerna untuk Indonesia akan kembali melaksanakan Musicademia yang bertema "Terima Kasih Pemuda Indonesia" di Kartika Expo Center, Balai Kartini, Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta.

Untuk tahun ini Musicademia hanya akan diadakan di Jakarta, namun tidak tertutup kemungkinan tahun depan akan kembali diadakan di sejumlah kampus di luar Jakarta. Pelaksanaan kali ini juga dikaitkan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda sehari sebelumnya. Karya-karya yang akan dibawakan seperti biasanya berupa kombinasi antara lagu-lagu nasional/tradisional Indonesia, lagu pop, klasikal dan drama musikal. Sejumlah artis yang akan tampil adalah Idol Divo, Lea Simanjuntak, Daniel Kristianto, duo pianis Levi Gunardi dan Johannes S. Nugroho, serta 200 orang paduan suara yang terbentuk dari Twilite Chorus, PSM Universitas Trisakti, PSM Paragita UI, dan PSM AgriaSwara IPB. Susunan karya-karya yang akan dibawakan dapat dilihat di halaman Jadwal.

Dan mohon perhatian anda, bahwa mulai tahun ini konser Musicademia hanya terbuka bagi penonton yang telah berusia minimal 18 tahun. Hal ini dikarenakan adanya ketentuan dari PT HM Sampoerna Tbk. selaku sponsor konser mengenai pentingnya pembatasan usia tersebut. Kami memohon maaf kepada anda apabila hal ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi anda.

Tiket dijual mulai tanggal 22 Oktober 2008 seharga Rp 20.000,- (ya, cukup duapuluh ribu saja.

Untuk pemesanan/penjualan tiket dapat menghubungi:
MEILINA (0819 795 3157),
CLAUDIA (0818 0881 6428),
PRIMA (021-9290 0744),
DIANA (0817 6088 463),
RICHARD (0818 0869 6723),
DINI (0857 1125 7700),
FERAWATI (021-546 0901),
NOE Pro (724 3034, 0812 8823 609 dengan Anto), dan
Twilite Orchestra (7581 8957/58 dengan Budi).


Susunan lagu:
Indonesia Raya

(WR Supratman, arr. Jos Cleber)


Pomp and Circumstance March No. 1
(Edward Elgar)

Academic Festival Overture, Op. 80

(Johannes Brahms)


Bangun Pemudi Pemuda
(Alfred Simandjuntak, arr. Addie MS)

Indonesia Pusaka

(Ismail Marzuki, arr. Addie MS)

Indonesia Jaya
(Chaken M, arr. Singgih Sanjaya)


Pemuda

(Candra Darusman, arr. Aminoto Kosin)


Selamat Datang Pahlawan Muda

(Ismail Marzuki, arr. Singgih Sanjaya)

Tabuh Tabuhan: III. Finale
(Colin McPhee)


This is the Moment, dari "Jekyll and Hyde"

(Leslie Bricusse/Frank Wildhorn, arr. paduan suara: Teena Chinn
arr. orkes: Joko Lemazh Suprayitno)


Sabre Dance, dari "Gayaneh"

(Aram Kachaturian)


The Power of the Dream

(David Foster/Baby Face, arr. Singgih Sanjaya)


Hero

(Mariah Carey/Walter Afanasieff, arr. Aminoto Kosin)


Tembang Nusantara Medley:
Ampar-ampar Pisang – Paris Berantai – Gunung Salahutu – Goro-gorone
(Tradisional – Anang Ardiansyah – PA De Quelju –
Tradisional, arr.: Singgih Sanjaya)


Janger
(Tradisional, arr. paduan suara: Angginta Lubis arr. orkes: Addie MS)

Festive Overture, Op. 96

(Dmitri Shostakovich)



AKHIRNYA!!! Baru kemaren gue sama Astri bertanya-tanya, kok Musicademia gak ada lagi...eh...ternyata ada! Duh...semoga bisa nonton deh!!

Free Delivery on all Books at the Book Depository
Please e-mail me directly if you have any question about things that I wrote in this blog at celotehze@yahoo.com