Thursday, January 24, 2013

Les Miserables (2012)



Ini dia film yang udah gue tunggu begitu tau bakal dibikin versi musikalnya.  Dan penantian itu tidak sia-sia.  Buktinya, gue sampe nulis blog tentang ini film.

Gue tau Les Miserables entah dari mana, tapi dari judulnya aja kayaknya udah kebayang betapa ini film penuh dengan penderitaan.  

Dulu, pernah ada filmnya, tahun 1998.  Yang main jadi Jean Valjean adalah Liam Neeson, yang jadi Fantine si Uma Thurman, Cosette dimainkan oleh Claire Danes, dan yang jadi Javert si Geoffry Rush.  Durasinya sendiri cukup panjang, nyaris 2,5 jam.  Berhubung tahun ini bakal ada versi musikalnya, maka kemaren di HBO sempet diputer lagi film Les Miserables yang tahun 1998 punya.  Itung-itung untuk perbandingan dan menyegarkan ingatan gue.

Kalau baca wikipedia, terutama Les Miserables versi bukunya, wah...bisa pusing gue.  Selain karena itu buku tebelnya bukan main, tokoh-tokohnya juga banyak, dan Victor Hugo memasukkan cukup banyak sejarah Perancis di situ.  Buat yang tertarik baca bukunya, silakan.  Tapi gue jujur, menyerah.

Sebelum ada versi film tahun 1998 dan yang sekarang, sudah ada versi musikalnya.  Pertama dalam bahasa Perancis, kemudian diadaptasi ke bahasa Inggris dan sukses besar.  Dan kali ini dari Broadway, dipindahkan lagi ke layar lebar.  

Bagi pecinta musikal, penyuka Broadway, bahkan pecinta lagu-lagu model opera atau klasik, pasti setidaknya pernah dengar setidaknya 3 lagu dari Les Miserables ini "I Dreamed A Dream", "Bring Him Home", dan "On My Own".  "I Dreamed A Dream" yang dibilang paling terkenal, apalagi setelah Susan Boyle menyanyikan lagu ini.  "On My Own" pernah dinyanyikan Rachel di Glee kalau ada yang ingat.  "Bring Him Home" yang kurang familiar, tapi tetep bagus.

Satu lagi yang menurut gue menjadi nilai jual bagi film ini adalah para pemerannya menyanyikan sendiri secara langsung selama syuting.  Jadi mereka menggunakan earpiece dimana mereka akan mendengarkan iringan piano, dan menyanyikan secara langsung.  Yang mana ternyata teknik ini sudah pernah dilakukan untuk film RENT, film musikal lain yang juga diadaptasi dari pertunjukkan Broadway. Another one of my favorite  musical.

Les Miserables berbeda dengan The Phantom of the Opera yang juga merupakan film musikal.  Bedanya, nyaris seluruh percakapan dalam Les Miserables dinyanyikan, sedangkan di The Phantom of the Opera (dan Rent dan Wicked) masih ada percakapan biasa dan beberapa dinyanyikan.

Mungkin Les Miserables lebih tepat disebut Opera karena nyaris seluruh percakapan dinyanyikan, sedangkan musikal biasanya masih ada percakapan biasa.  Tapi...bisa aja gue salah.

Oke, enough about 'the background' of Les Miserables. 

Les Miserables bercerita tentang seorang Jean Valjean, seorang mantan napi yang mendapat kesempatan kedua dan berusaha untuk selalu berbuat baik.  Juga menceritakan hidup Fantine, yang memiliki anak, Cosette, di luar nikah dan berusaha sekuat tenaga untuk mencari nafkah untuk Cosette yang dititipkan pada keluarga Thenardiers, yang ternyata malah menjadikan Cosette sebagai pembantu.  Thenardiers memiliki seorang anak perempuan bernama Eponine.  Lalu ada Marius, seorang mahasiswa yang terlibat dalam revolusi Prancis, yang jatuh cinta dengan Cosette, dan disukai oleh Eponine.  Dan tidak ketinggalan Inspektur Javert, yang berusaha menangkap Jean Valjean sekuat tenaga.

Oke, itu bisa dibilang plot singkat Les Miserables.  Kalau gue nulis lebih dari itu, bisa-bisa spoiler banget.  Kalau mau tahu lebih detail, seperti biasa, kunjungi Wikipedia :) 

Yang harus dipersiapkan dalam menonton film ini adalah tissue.  Dan usahakan untuk ke wc dulu.  Meskipun panjangnya cuma 2,5 jam lebih dikit, kayaknya sayang banget kalau kepotong untuk ke wc.

Gue cukup seneng dengan terjemahan film ini.  Bagus banget dan bener-bener berasa banget kesedihan, keputus-asaan Jean Valjean dan Fantine.  Pingin tahu siapa yang gak nangis waktu denger Fantine nyanyi "I Dreamed A Dream".  Baru kali ini gue menyimak bener-bener liriknya dan jujur, gue kaget banget dan langsung berasa banget lirik terakhir lagu itu "Life has killed the dream I dreamed"

Rasanya enggak heran kalau Anne Hathaway bakal menang Oscar.  She's marvelous on this movie.  Meskipun perannya bisa dibilang cuma sebentar, waktu dia nyanyi "I Dreamed A Dream" itu bener-bener mencuri perhatian banget.

Di film ini ada lagu baru, "Suddenly", bener-bener menyentuh hati.
 
Lagu "On My Own" tentu termasuk lagu yang gue tunggu.  Di versi film 1998, tokoh Eponine ditiadakan.  Kali ini, ada Eponine dan "On My Own" adalah lagu yang dinyanyikan olehnya.  Setelah mendengarkan "On My Own" versi Lea Salonga dan juga Rachel Berry, gue cuma bisa bilang kalau nadanya diturunin hahaha...tetep bagus kok, tapi ya itu...ketara banget nadanya diturunin.

Adegan lain yang bikin gue juga menitikkan air mata adalah adegan Eponine dan Marius.  Cukup menyentuh lah adegan itu. 

Bagian terakhir bikin gue bener-bener nangis, meskipun entah kenapa setelah dipikir-pikir hahaha...mungkin karena memang bagian terakhir juga menyentuh banget, dan dengarkan waktu Cosette nyanyi, berasa banget getaran suaranya.

Overall, ini film layak dijadikan salah satu nominasi film terbaik Oscar :D, bagitu juga untuk Hugh Jackman dan Anne Hathaway.  Dibandingkan dengan versi 1998 punya, yang versi musikal lebih berasa kesedihan dan perjuangan Jean Valjean dan Fantine.  Lagu-lagunya bener-bener membantu banget untuk menyampaikan perasaan para tokoh-tokohnya.  Untuk tokoh Javert, menurut gue versi tahun 1998 lebih menggambarkan usaha apa saja yang sudah ia lakukan demi menangkap seorang Jean Valjean, sedangkan di film ini, usaha itu tidak terlalu dijelaskan.  Tetap terlihat bahwa  Javert berusaha menangkap Valjean, tapi sejauh mana tidak begitu keliatan.

Gue sempet berpikir, untung ini musikal bukan karya Andrew Lloyd Weber, jadi tiap lagu bener-bener berbeda.  Bukan berarti kalo Weber bikin lagu seringnya sama, tapi Weber seperti punya satu tema dimana nada-nada yang sama selalu muncul berulang-ulang kali, yang diganti hanya liriknya.  Di Les Miserables sendiri juga ada bagian seperti itu, tapi kayaknya Weber lebih kentara.

Oh hal yang cukup sering muncul adalah adegan dimana beberapa orang menyanyikan bagian yang berbeda di waktu yang sama.  Wow! Cukup dibutuhkan kecepatan mata dan ketajaman kuping untuk bisa mencocokkan siapa menyanyikan bagian yang mana.

Buat penyuka musikal dan atau Broadway sih menurut gue ini termasuk film yang kudu dan patut ditonton.

3 comments:

Ditogendut said...

Wkwkwk... akhirnya keracunan sama musical satu ini ya? Kok bisa sih elu baru keracunan lagu I Dream A Dream sekarang? Klo Rhoma Irama denger kalo elu baru keracunan sekarang, dia pasti bilang ter...laa..lu! Bwakakaka... Gila, Susan Boyle menang Brintain's Got Talent pake lagu itu lho, Ze. Teatro juga bagus pas nyanyiin lagu ini. Bisa termehek-mehek dengerinnya.
Tapi gue paling stress dengernya kalo elu baru merhatiin syairnya sekarang. WHAT?! How could you? Terlalu sungguh terlalu... Tuh lagu udah mengiringi langkah gue sejak tahun 2001 men (you remember what happened to me in that year, right?)
Selain lagu itu, ada satu lagu lagi dari musical ini yang muncul di Britain's Got Talent, itu tuh yang Bring Him Home. Yang nyanyiin supir truk klo gak salah. Mejret bo' dengernya dia nyanyi memelas gitu. Hehehe...
Hmm... sebenernya dibanding musical yang satu ini, gue lebih doyan War of The Roses. Gabungan dari beberapa drama Shakespeare, dijadiin satu lakon musical. Huwih... EPIC! Nuansanya emang lebih kuno dibanding Le Miserables, tp kurang lebih ya nuansa-nuansa gitu lah. Lagu endingnya men, ada kalimat "victorious in war made glorious in peace". Permainan kata yang sederhana tapi pinter. Melodinya juga cetar membahana cucok marikocodot. Bwakakaka... (oh no, kesurupan rohnya syahrini nih gue, xixixi...)

Caroline Zenia said...

Ok To, I'm desperate.

Udah dua kali gue balas comment lu ini, tapi dua2 ilang. Yah...gue balesnya pake ipod sih...tapi tetep aje.

So anyway...

Yup. I just really realize about this song when I saw the movie. Mungkin karena musiknya yang slow dan mellow, jadi gue enggak gitu suka dengan lagu ini.

Susan Boyle punya terasa 'manis' dan 'rapi' hahaha...dibandingkan punyanya Anne Hathaway di film ini, wah jauh banget. Lu kalo denger dan liat juga mungkin bisa lebih termehek-mehek.

Gue rasa setting filmnya membantu banget untuk bisa ngerasain lagu ini.

Bagian yang bikin gue jreb jreb jreb tuh bagian ini:

He slept a summer by my side
He filled my days with endless wonder
He took my childhood in his stride
But he was gone when autumn came

Dan bagian terakhir:

I had a dream my life would be
So different from this hell I'm living
So different now from what it seemed
Now life has killed the dream I dreamed

Rasanya gimana gitu pas dengernya.



War of the Rose ya? Ntar gue coba cari deh...tapi untuk sekarang, Les Miserables termasuk salah satu daftar Broadway musical yang pingin gue liat. Tahun depan bakal ada revival-nya :D

Ditogendut said...

I somehow sang the words when I read that. LMFAO...

Please e-mail me directly if you have any question about things that I wrote in this blog at celotehze@yahoo.com