Showing posts with label ally carter. Show all posts
Showing posts with label ally carter. Show all posts

Thursday, February 14, 2013

Perfect Scoundrels: A Heist Society Novel - Ally Carter

 http://allycarter.com/wp-content/uploads/2012/06/PerfectScoundrelsFINAL-677x1024.jpg

AKHIRNYA!!!

Setelah sempet merasa putus asa karena enggak berhasil menemukan ebook-nya, akhirnya gue berhasil menemukan juga! Senangnya!!!

Sayang, masih belum ada audiobook-nya dan hardcopy-nya pun juga belum masuk sini.  Entah kapan.  Padahal di Kinokuniya Singapore udah ada, waktu itu sempet iseng ngecek.

Perfect Scoundrels merupakan buku serial Heist Society karangan Ally Carter.  Ini merupakan buku ketiga Heist Society.  Buku sebelumnya adalah Heist Society dan Uncommon Criminals, yang mana dua-duanya udah pernah gue review.  Hm...baru sadar kalo ketiga buku seri ini gue review....Percy Jackson aja kalah hahahaha.

So...Katarina Bishop kembali beraksi.  Dan kali ini...yang membutuhkan 'bantuan' adalah...W. W. Hale the fifth.

Katarina Bishop and W.W. Hale the fifth were born to lead completely different lives: Kat comes from a long, proud line of lovable criminal masterminds, while Hale is the scion of one of the most seemingly perfect dynasties in the world. If their families have one thing in common, it’s that they both know how to stay under the radar while getting-or stealing-whatever they want.

No matter the risk, the Bishops can always be counted on, but in Hale’s family, all bets are off when money is on the line. When Hale unexpectedly inherits his grandmother’s billion dollar corporation, he quickly learns that there’s no place for Kat and their old heists in his new role. But Kat won’t let him go that easily, especially after she gets tipped off that his grandmother’s will might have been altered in an elaborate con to steal the company’s fortune. So instead of being the heir-this time, Hale might be the mark.

Forced to keep a level head as she and her crew fight for one of their own, Kat comes up with an ambitious and far-reaching plan that only the Bishop family would dare attempt. To pull it off, Kat is prepared to do the impossible, but first, she has to decide if she’s willing to save her boyfriend’s company if it means losing the boy.
 
 


Beberapa waktu lalu, gue sempet mendengarkan ulang Heist Society dan Uncommon Criminals, dan kedua cerita tersebut termasuk cerita yang bahkan didengarkan untuk kedua kalipun (atau untuk kesekian kalinya) tetap menarik dan tidak membosankan.  

Pada waktu gue tahu bahwa akan ada buku 3 Heist Society, apalagi ceritanya tentang keluarga Hale, dan dikatakan bahwa Hale adalah benar-benar pacar Kat, sudah pasti gue girang abis.  Nungguin Februari 2013 kayaknya lama banget.  Akhirnya tiba juga itu Februari 2013 hahahaha.

Seperti biasa, buku ini selesai dibaca hanya dalam waktu 1 hari saja (kalau gue bacanya nonstop).  Sayang, gue enggak bisa baca buku ini non stop karena yah...jujur di bab-bab awal....gue agak gimana gitu bacanya.

Dibandingkan buku pertama dan kedua, buku ketiga ini rasanya lebih terasa berat emosinya.   

Di buku pertama, meskipun Kat digambarkan seperti seorang remaja yang sedang mencari jati diri, tapi nyaris tidak ada konflik yang memuncak.  Hubungannya dengan Hale juga seperti biasa, flirting, sempet marahan, tapi selalu baikan.  

Di buku kedua juga begitu.  Kat digambarkan lebih PD meskipun kemudian hal tersebut malah seolah-olah makan tuan, tapi sekali lagi tidak ada konflik yang memuncak.  Hubungannya dengan Hale juga layaknya hubungan Hale dan Kat, meskipun memang harus diakui lebih intense.

Buku ketiga....well...baru mulai saja terasa berbeda.  Mungkin karena kali ini Kat and friends bukan sekedar mencuri (atau istilah Kat, re-steal) barang atau lukisan, tapi menyelamatkan Hale.  

Jujur, gue kurang suka dengan bab awal.  Kenapa? Karena angst-nya begitu terasa.  Gue bisa merasakan betapa tegangnya (strained) hubungan Hale dan Kat.  Dan kemudian muncul another girl! Oh God! Another girl!! Dan, seolah-olah itu semua belum cukup, Kat dan Hale berantem hebat. Gubrak deh.  

Gue langsung skip ke bab terakhir hahahahaha....

Agak menyesal sih gue langsung baca bab terakhir, karena kan langsung ketauan siapa penjahatnya, tapi gue udah gak tahan hahaha....tapi abis itu langsung baca lagi dari depan.

Seperti yang sudah gue tulis di atas, kali ini kita menjelajahi dunia Hale the fifth, meskipun menurut gue masih kurang dalam sih hahaha...

Untungnya, cuma bab awal aja yang penuh angst (meskipun sebenernya sih enggak angst2 banget, tapi yah menurut gue sih angst hahaha) dan kebelakangnya Hale dan Kat kembali seperti normalnya mereka (and more :D)

Tidak berbeda dengan buku sebelumnya, the whole gang is back, Simon, the Bagshaw brothers, Gabrielle, bahkan Nick.  Selain itu, Uncle Eddie dan Bobby Bishop pun juga muncul, dan sisa keluarga Kat yang lain.  Yup, you'll meet Uncle Felix, Uncle Ezra, Irina, and everybody else who is in the business.  

Perfect Scoundrels menurut gue menarik untuk dibaca, penipuan yang dilakukan Kat and the gang, masih penuh kejutan hingga akhir cerita, apalagi kali ini seluruh keluarga (seolah-olah) ikutan dalam kegiatan penipuan ini.  Tapi yang paling menonjol memang adalah hubungan Hale dan Kat, yang terasa lebih...mesra (?), lebih dekat (?).  Romance di buku ini tidak muncul dalam bentuk percakapan antara Kat dan Hale, tapi lebih pada tindakan Hale ke Kat atau Kat ke Hale.  Dan somehow, hal itu cukup.

Yang pasti sih, gue masih menantikan versi audiobokk dan hardcopy-nya.  Semoga hardcopy nya bakal masuk sini. Dan tentunya, sudah tidak sabar menanti buku seri lanjutan Heist Society.  Semoga sih bakal ada hahaha.... 


Sunday, July 17, 2011

Uncommon Criminals - Ally Carter


Kalau tidak salah inget, buku ini berhasil dibeli bulan Juli kemaren. Akhir Juli sepertinya. Tapi baru kemaren buku ini berhasil dibaca. Akhir-akhir ini memang kegiatan membaca buku (dan kristik) agak sedikit ter...tertunda karena aktivitas lain, yang masih masuk kategori membaca, tapi agak berbeda. It's an addiction that I'm a little ashamed to admit (unless to Dito). Selain karena alasan yang tidak bisa gue akui di khalayak ramai, keinginan untuk mendapatkan versi audio dari buku ini juga membuat membaca Uncommon Criminals menjadi agak tertunda. Tapi untung kemudian ketemu. Maka kegiatan "The Throne of Fire" pun kembali terulang, membaca dan mendengarkan Uncommon Criminals.


Katarina Bishop has worn a lot of labels in her short life: Friend. Niece. Daughter. Thief. But for the last two months she's simply been known as the girl who ran the crew that robbed the greatest museum in the world. That's why Kat isn't suprised when she's asked to steal the infamous Cleopatra Emerald so it can be returned to its rightful owners.

There are only three problems. Firs, the gem hasn't been seen in public in thirty years. Second, since the fall of the Egyptian empire and the suicide of Cleopatra
, no one who holds the emerald keeps it for long - and in Kat's world, history almost always repeats itself. But it's the third problem that makes Kat's crew the most nervous, and that is...the emerald is cursed.

Kat might be in way over her head, but she's not going down without a fight. After all, she has her best friend - the gorgeous Hale - and the rest of her crew with her as they chase the Cleopatra around the globe, dodging curses and realizing that the same tricks and cons her family has used for centuries are useless this time.

Which means, this time, Katarina Bishop is making up her own rules.

Niat awal gue tadinya baca ulang (dan kembali mendengarkan) Heist Society. Tapi, berhubung gue udah keburu penasaran sama buku kedua, jadi rencana tersebut terpaksa dibatalkan. Dan gue langsung menuju buku kedua, dengan harapan gue sedikit banyak bakal inget cerita buku pertama :)

Di buku kedua, cerita masih berkisar tentang rencana pencurian. Kali ini bukan lukisan, tapi Emerald Cleopatra, yang dikabarkan terkutuk bagi siapapun yang memilikinya. Bukan pekerjaan yang mudah, karena dari awal, pekerjaan ini sudah penuh dengan rintangan. Dan tidak berhenti sampai di situ...Kat pun juga kemudian...well...lebih baik baca bukunya aja...sayang kalo dikasih spoilernya.

Yang pasti sih, pekerjaan kali ini bukan pekerjaan biasa (meskipun di buku pertama pun pekerjaan mereka juga bukan pekerjaan biasa) dan tipu daya yang ada pun sepertinya berkali-kali lipat. Dan Kat...Kat di sini nampak benar-benar kewalahan dengan segala rintangan dan halangan yang muncul. Sedangkan Hale...W. W. Hale...tetap mempesona seperti biasa hahahaha....

Hubungan Hale dan Kat di buku ini memiliki porsi yang lebih besar dibandingkan buku pertama. Bisa dibilang, ada lah cerita romance-nya, meskipun cuma berupa sentilan-sentilan kecil, tapi setidaknya lebih terlihat dibandingkan buku pertama.

So...buku yang berhasil gue selesaikan sehari saja (seandainya gue mulai baca dari pagi) ini benar-benar menghibur gue. Ada romance, ketegangan, rasa putus asa, dan sedikiiiiit angst. Gue suka dengan ini buku. Can't wait for another Heist Society series!

Wednesday, March 17, 2010

Heist Society - Ally Carter


Pernah denger yang namanya audiobook? Buku tapi dalam bentuk audio. Biasanya diperuntukkan bagi mereka yang mengalami kesulitan dalam hal membaca. Untuk buku-buku di Indonesia, audiobook sangat susah ditemui. Bukan saja jarang tapi cara memperolehnya pun juga hanya orang-orang tertentu yang tahu. Tapi untuk buku-buku luar, dalam Bahasa Inggris terutama, jumlah audiobook kurang lebih sama dengan jumlah buku yang muncul dalam bentuk hardcopy (berbentuk buku).

Gue tahu istilah audiobook dari nyokap (dari mana lagi coba?) dan waktu itu nyokap cuma bilang kalo audiobook itu enggak enak. Kalo dipikir-pikir, ya emang enggak salah juga sih. Kalo kita udah biasa baca buku sendiri, rasanya 'kan rada aneh ngedengerin orang ngebacain itu buku ke kita. Jadi kayak waktu kecil dulu dibacain cerita. Alhasil, gue menghindari audiobooks. Meskipun kadang gue penasaran sih, kayak apa sih audiobook itu? Apalagi harganya enggak murah juga.

Pada suatu hari, seperti biasa gue browsing amazon.com ngecek buku-buku baru dan I came across with a book by Ally Carter, Heist Society. Entah mengapa, gue tertarik dengan buku itu. Mungkin cover depannya yang membuat gue tertarik. I know...I know...don't just a book by its cover, but I can't help it :) dan setelah ngebaca sinopsis singkatnya, gue jadi makin suka. Thus the searching began...

Apa mau dikata, yang gue ketemuin malah versi audiobooknya. Kali ini gue nekat unduh, apalagi karena ternyata file-nya tidak dipecah menjadi beberapa bagian (gue pernah nemu yang dipecah jadi 6 parts, gila, album 2 discs aja enggak sampe segitunya!). Maka jadilah itu file gue unduh.

File gue unduh Februari, tapi baru gue dengerin kemaren dan selesai tadi siang.

UNBELIEVABLE!!!

I LOVE IT!!

Not just the story, but also with the way the narrator read the story! Sebenernya sih, begitu selesai unduh gue langsung iseng dengerin dan setelah beberapa alinea (tebakan gue) dan masuk ke bagian percakapan, gue udah langsung tertarik. Gimana tidak, sang narator bisa merubah-rubah suaranya sesuai dengan tokoh/karakter di buku, jadi kita yang denger tuh enggak bingung dan bisa langsung ngebayangin adegan-adegan di buku itu. Apalagi, beberapa tokoh di buku ini memang memiliki aksen, dan sang narator bisa membuat aksen tersebut.

Dan sekarang gue lagi keranjingan audiobook. Hopefully I can find good narrator.

Belum pernah gue baca buku dengan gambaran sejelas ini di kepala gue. Serasa nonton film tapi tanpa gambar just the audio hihihi. And guess what, Heist Society mau dibikin film-nya! Yes!!

So...Heist Society bercerita tentang...

When Katarina Bishop was three, her parents took her on a trip to the Louvre...to case it. For her seventh birthday, Katarina and her Uncle Eddie traveled to Austria...to steal the crown jewels. When Kat turned fifteen, she planned a con of her own--scamming her way into the best boarding school in the country, determined to leave the family business behind. Unfortunately, leaving "the life" for a normal life proves harder than she'd expected. Soon, Kat's friend and former co-conspirator, Hale, appears out of nowhere to bring her back into the world she tried so hard to escape. But he has good reason: a powerful mobster has been robbed of his priceless art collection and wants to retrieve it. Only a master thief could have pulled this job, and Kat's father isn't just on the suspect list, he is the list. Caught between Interpol and a far more deadly enemy, Kat's dad needs her help. For Kat there is only one solution: track down the paintings and steal them back. So what if it's a spectacularly impossible job? She's got two weeks, a teenage crew, and hopefully just enough talent to pull off the biggest heist in history--or at least her family's (very crooked) history.

Bayangkan film Ocean's 11 (12 dan 13), kemudian Leverage, dan bahkan Thomas Crown Affair, tapi dalam versi remaja. Seperti itulah Heist Society ini.

Menceritakan tentang perjalanan dan petualangan Kat beserta Hale dan rekan-rekannya dalam usaha untuk mencuri kembali 5 (LIMA) lukisan dari museum yang terjaga ketak.

Bukan itu saja, Kat juga harus berurusan dengan pilihan hidupnya, keluarganya, dan profesinya sebagai pencuri. And don't forget, add some a little romance along the way :)

Gue suka banget sama ini buku. Suka sama jalan ceritanya: lucu, tegang, romantis; suka sama tokoh-tokohnya: Hale, Uncle Eddie, even Gabrielle; dan menikmati cara penulisan cerita Ally Carter ini.

Sekarang, tinggal nunggu paperback-nya muncul :)
Free Delivery on all Books at the Book Depository
Please e-mail me directly if you have any question about things that I wrote in this blog at celotehze@yahoo.com