Saturday, August 31, 2013

Harry Potter - The 15th Anniversary Edition

I literally opened my mouth when I see this.  Flabbergasted too, I think.  And after that...wishing so hard that I can buy this book.  Oh God!! Please!!!

(anyway, this is not a book review although I did talk about a book, but I still put it under label: book review)

So...I was looking for books from Suzanne Brockmann on the internet, searching for another books from her series that I didn't get yet, but since it's from 1999, it kinda hard to look.  Then, I start to look in bookstore like Periplus, Book Depository, and Open Trolley.  When I get to Open Trolley then my eyes stumble upon something.  

Harry Potter.

Dito and I (or is it Dito and ME? I always get confused), anyway, both of us is still crazy about HP.  And it seems like every book we read, some part of it always back to HP.  It really droves us crazy.  Until now, I still can see HP movie without getting hyperventilating (yeah I know it's hyperbola).  We may never dressed like a Hogwarts students, or visited Pottermore everyday, and I may never remember all the words from the book, but I assure you, both of us is Potterhead :D

Back to the bookstore.

Apparently, this year, commemorating 15 year of HP (I can't believe it's been 15 years already!!), Scholastic was going to release a new cover for HP books.  And I love it!! 

And here they are..























And according to  Book Depository and also Open Trolley, "This special edition of "Harry Potter and the Sorcerer's Stone" has a gorgeous new cover illustration by Kazu Kibuishi. Inside is the full text of the original novel, with decorations by Mary GrandPre." And on Open Trolley there's a little bit more information, "and bonus material in the back." 

The last part really got me curious.  What bonus material?

This what Amazon.com has said about this newest edition:

The deluxe edition includes a 32-page insert featuring near scale reproductions of Mary GrandPré's interior art, as well as never-before-seen full-color frontispiece art on special paper. The custom-designed slipcase is foil-stamped and inside is a full cloth case book, blind-stamped on front and back cover, foil stamped on spine. The book includes full-color endpapers with jacket art from the Trade edition and a wraparound jacket featuring exclusive, suitable-for-framing art from Mary GrandPré.

And not just that...after we (or me, or you) bought all of the seven books, you'll have this..


Even the spine of the book will make a wonderful picture.  I think it's Hogwarts.

So...are you going to buy it.  I think I will.  Hahahaha...although don't know when, but this one is really nice to collect. 

I have HP books.  Bahasa Indonesia edition and also English edition.  Bahasa Indonesia edition, since its only  from one publisher so I got the complete set.  Not the English edition.  I also planned to collect the "signature" edition, where on the cover there's HP' signature, but I don't think I complete it yet.  But this one...I think I will.

Dito...what do you think?? :D

Friday, August 23, 2013

Percy Jackson - Sea Of Monster



So...finally Percy is here...and I decided to see it today.  I saw the 3D.  Not so much different I think from the 2D, I just prefer the 3D version.  Dito asked me to write a review about this movie, right after I saw it.  And here it is...


Hm...mau jeleknya dulu atau bagusnya dulu ya? I have a mixed feelings about this movie.  I did enjoy it, but on the other hand...there are some things that I think shouldn't be put on the movie right away.  But, since the first movie already waaaaayyy off from the book, unless they decided to redo book 1, the second movie just continued from the first movie.




Buat yang udah b'll be disappointed.  Dan setelah gue baca wikipedia...jadi tambah lemes hahaha...karena filmnya bener-bener beda dengan yang versi buku.  Secara garis besar, masih sama jalan ceritanya, mengenai Percy yang pergi menuju Sea of Monster untuk mengambil The Golden Fleece, demi menyelamatkan pohon Thalia, yang kemudian masih harus berurusan dengan Luke Castelan dan Kronos. Tapi cuma sebatas itu aja yang sama, karena runtutan kejadiannya sama sekali dibikin beda dengan yang di buku.

Sedangkan buat yang belum pernah baca bukunya, film ini bakal bisa dinikmati dengan santai dan seru.  Actionnya lumayan banyak, beberapa adegan cukup lucu, dan CHB sendiri terlihat lebih...apa ya...dibandingkan film yang pertama CHB lebih homey, lebih berdekatan satu sama lain.  Gue cukup suka dengan adegan pembukanya.  Mungkin lagu latarnya juga membantu hahaha...tapi gue suka sih adegan awalnya.  Dari adegan awal itu bisa dibilang keliatan banget seperti apa sebenernya kepribadian Percy itu.  Dan buat penggemar Percabeth (me included), bakal suka banget, karena Percy dan Annabeth ditampilkan begitu affectionate satu sama lain.
 






Salah satu tokoh yang cukup gue nantikan adalah kehadiran Tyson.  Setidaknya kali ini, penokohannya kurang lebih sesuai dengan di buku.  Gue suka dengan Tyson di sini, meskipun kalo di buku, Tysonnya lebih terlihat "bodoh" sih, sedangkan kalo di film Tyson lebih terlihat "polos".  Tapi satu yang buat gue terlihat adalah betapa Tyson sangat sayang dengan Percy dan Percy pun, meskipun awalnya agak ragu/cemburu, berusaha untuk bisa menerima Tyson apa adanya.




Sedangkan Clarisse, buat gue mengejutkan.  She's pretty! Hahahaha...bukan berarti Clarisse jelek pas di buku, cuma ya enggak sesuai dengan gambaran gue sih.  Untungnya, kesinisan dan kesombongan Clarisse tetep muncul di film.  


And Grover...he's still funny :D Setidaknya adegan pembuka di buku tetep ada meskipun letaknya sudah nyaris di akhir cerita.  

Gue sempet bilang sama Dito, kenapa yah PJ enggak dibikin seperti Tolkien punya buku atau at least seperti Harry Potter lah.  HP juga enggak sama persis dengan di buku, tapi setidaknya jalan ceritanya kurang lebih masih sama.  Usia tokohnya sama, prophecynya juga sama, tokoh-tokoh yang ternyata menjadi double agent juga enggak ditunjukkin di awal film, meskipun buat pembaca kita udah tau siapa yang baik dan siapa yang jahat.  Nonton PJ ini, menurut Dito, seperti nonton PJ versi fanfiction hahaha...

Bisa gak ya...5-10 tahun lagi film PJ dirombak ulang dan bikin ulang dan dibikin seperti bukunya? Hahahaha...ngayal tingkat tinggi!!

Tapi yah...so far sih...gue cukup menikmati lah film ini.  Ada beberapa bagian yang buat gue enggak perlu, ada beberapa bagian yang menyenangkan dan menegangkan, dan beberapa adegan yang gue harapkan tetep ada.


PS: All posters are taken from teaser-trailer.com



Tuesday, August 6, 2013

Black Dagger Brotherhood - J. R. Ward







So...it's August already...

It's been awhile since I review a book or even read a book.  This time..3 books at once hahaha...Dont know why, but after I read these 3 books, I just feel like writing some review or what I think about these books.

Seperti yang bisa dilihat, ini buku berseri.  Black Dagger Brotherhood, atau disingkat BDB, karangan J. R. Ward.  Buku ini sempet "disinggung" oleh Mia, di bagian comment, waktu gue ngebahas (review) buku karangan Lynsay Sands. Kenapa BDB disinggung oleh Mia, karena buku ini kurang lebih memiliki latar belakang yang sama dengan buku karangan Lynsay Sands tersebut.  Vampire.

Yup.  Mahluk penghisap darah dan bertaring.

Jujur, dan gue enggak tau apa udah pernah gue singgung apa belum, gue termasuk yang suka dengan cerita vampire.  Apalagi waktu itu baca buku karangan Anne Rice "Interview with the Vampire".  Man! Love it! Inget banget baca tuh buku sampe ketakutan banget, karena tegang banget.

Tapi kemudian muncul Twilight....buyar dunia vampire gue hahahaha.

Twilight bisa jadi "merusak" citar vampire di mata gue, tapi di satu sisi, gue seolah-olah jadi kayak melihat bahwa you're allowed to have more than one kind of vampire.  Namanya juga mahluk khayal...mahluk gaib, jadi kayak enggak ada acuan baku soal vampire.

Setelah sebelumnya baca karangan Lynsay Sands punya cerita soal vampire, yang mana merupakan manusia tapi keturunan Atlantis, J. R. Ward punya vampire beda lagi ceritanya.

Menurut J. R. Ward, vampire merupakan species yang berbeda dari homo sapiens alias manusia.  Untuk bertahan hidup, vampire harus minum darah vampire lain yang berlawanan jenis.  Darah manusia bisa untuk bertahan hidup, tapi tidak untuk jangka waktu yang lama.  Vampire tidak bisa 'merubah' manusia melalui gigitan atau transfusi, meskipun untuk beberapa kasus vampire bisa memiliki keturunan dari spesies lain.  Vampire bisa menghilang sekehendak mereka, meski untuk melakukannya mereka harus tenang dan konsentrasi, serta tidak boleh membawa barang yang berat.  Mereka bisa menghapus ingatan manusia, dengan catatan ingatannya merupakan ingatan jangka pendek.  Beberapa vampire bisa membaca pikiran.  Usia vampire bisa mencapai ribuan tahun, bahkan hingga lebih.

Kesimpulannya, vampire adalah mahluk hidup.  Sama seperti manusia, cuma spesies yang berbeda.  

Sejauh ini, sudah 11 buku BDB yang keluar.  Gue baru baca 3, mau baca buku 4 dan 5, dan sayangnya di rumah cuma ada sampe buku 6.  Pembelian buku BDB terhenti karena gue belum sempet baca dan gue lupa udah sampe buku berapa yang gue punya.  Sangking enggak ingetnya, buku nomor 4 malah sampe kebeli 2x.  Hieh.

So...BDB bercerita tentang vampire yang termasuk kelas warrior, yang bisa dibilang keturanan raja, atau royalty.  Mereka berbeda dari civilianWarrior merupakan mahluk pilihan, yang memang bertugas melindungi dan menjaga kaum vampire dari kepunahan.  Yang menurut gue berbeda dari buku Lynsay Sands adalah, BDB ini punya musuh, Lesser Society atau lesser yang memang bertujuan membasmi para vampire.  Di sini, kaum lesser merupakan antagonis nya, karena mereka adalah manusia yang telah menjual jiwanya, demi membunuh vampire.

Meskipun demikian, BDB tetep masuk kategori roman sih menurut gue hahaha.  Okelah, ceritanya tentang para vampir  warrior, yang digambarkan begitu...apa ya...so huge.  Muscle man lah istilah kasarnya.  Masing-masing begitu...kuat, perkasa, jagoan dalam urusan berkelahi/berantem/bela diri.  Dan tetap, masing-masing punya "demon" nya masing-masing.

Yang menarik buat gue sih sebenernya nama-nama mereka.  Ya ampun...namanya lho..Wrath, Rhage, Zsadist, Dhestroyer, Vishous, Phurry, dll...terus belum lagi istilah-istilahnya...whalker, ahvenge, sehclusion, dll...hahaha...buat gue sih...lucu aja.  Tinggal diselipin huruh 'h', jadi berubah deh.

Dan karena ceritanya ini tentang sekumpulan warrior, jadi bahasanya juga...ya begitu deh...f word bertebaran, meskipun tidak di mana-mana, tapi tetep ada. Itu cuma bagian percakapan ya...tapi untuk bagian narasi sih menurut gue masih normal.  

Yang berbeda lagi adalah, menurut gue, masing-masing buku, meskipun menceritakan tentang salah satu brother, tapi cerita tentang anggota BDB yang lain juga tetep ada dan kisah-kisah mereka bener-bener berkaitan erat dengan cerita selanjutnya.  Jadi memang kudu baca dari awal (Dark Lover) baru ke akhir.  Sejauh ini yang gue liat, buku 1 bisa lah berdiri sendiri, karena kisah Wrath dan Beth memang 'selesai', tapi buku 2 dan 3, bisa dibilang menurut gue bener-bener bersambung, karena ending buku 2 ngegantung banget dan baru dilanjutkan di buku 3, baru kemudian 'selesai'.  Enggak tau buku 4 dan 5 gimana.

Sejauh ini, gue menikmati banget baca buku ini (3 buku dalam waktu 2 hari!).  Ikut ngerasain 'sakit hati', ikutan sedih pas ada adegan yang emang menyayat hati, dan ketawa pas bagian para anggota BDB saling guyon.  Komplit lah.

Gue gak tau apa ini ada terjemahan Bahasa Indonesianya apa enggak, karena buat gue ini cerita yang bagus dan lumayan berbeda.  

So yeah...Mia akhirnya buku ini dibeli dan dibaca juga, dan ternyata menarik untuk diikuti...

Please e-mail me directly if you have any question about things that I wrote in this blog at celotehze@yahoo.com