Sunday, July 31, 2011

Harry Potter and the Deathly Hallows - posters

Berhubung gue masih agak-agak gimanaaaaa gitu soal Harry Potter and the Deathly Hallows...meskipun udah berhasil nonton filmnya...kayaknya untuk ngebahas ini film masih nanti-nanti deh...untuk sementara...nikmati dulu aja poster-posternya yang keren ini :D

Promise, next week I'll tell about it...


























Thursday, July 21, 2011

Cinderella: Ninja Warrior (Twisted Tales) - Maureen McGowan




Setelah kemaren rada-rada stress akibat baca Tiger's Curse, bukan karena ceritanya yang bikin depresi atau njelimet, gue mencoba mengakhiri hari dengan membaca buku lain. Masih ada satu box besar yang 90% isinya buku-buku yang belum gue baca, tapi berhubung gue lagi enggak gitu minat baca historical-romance, atau buku berseri (baik lanjutan maupun baru), gue jadi milih untuk baca Cinderella: Ninja Warrior.

In this fast-paced story full of adventure and romance, Cinderella is more than just a servant girl waiting for her prince - she's a tough, fearless girl who is capable of taking charge of a dangerous situation. Seeking to escape the clutches of her evil stepmother, Cinderella perfects her ninja skills and magic talents in secret, waiting for the day when she can break free and live happily ever after. In a special twist, you will have the opportunity to make key decisions for Cinderella and decide where she goes next - but no matter the choice,the result is a story unlike any fairy tale you've ever read!

Jujur, gue enggak gitu tralu baca summary di back cover begitu ngeliat judulnya. Pas udah sampe rumah, baca lagi baru ngeh, oh...jadi ceritanya bisa kita pilih sendiri, tho...ckckckckc.

Well...ini buku mengingatkan akan buku Disney lama gue yang model ceritanya seperti itu. Dan gue, waktu itu masih SD, enggak milih jalan cerita lain, selain yang memang gue udah tahu. Maklum, pas umur segitu gue tidak melihat serunya pemikiran "what if". Serunya buku itu adalah, ceritanya kita jadi berteman sama tokoh utamanya (ada Cinderella, Snow White, dan Aurora kalo gak salah inget) dan malahan, kita bisa bikin yang jadian sama pangerannya adalah kita sendiri hahaha...


can't find the Cinderella book...so I got Snow White

Anyway, back to Cinderella: Ninja Warrior...pertama kali baca gue agak-agak ragu sih, abis tau-tau ceritanya Cinderella lagi belajar keseimbangan gitu (handstand) plus ternyata ditambah lagi dengan kemampuan magic...tinggal gue yang hieh...ok deh...maju terus aja lah bacanya. Tapi toh semakin ke belakang, makin seru juga untuk dibaca dan gue cukup menikmati. One thing for sure, itu Stepmother...omg!! Kalo jaman sekarang mah, udah bisa dipenjara kali, melakukan child abuse!! Gila! Sadis bener Stepmothernya! Beneran deh. Untung aja di buku ini semua kejahatan Stepmother bentuknya 'cuma' cerita doang, jadi udah berlalu dan tidak ada penggambaran detail, tapi tetep aja bikin gue agak-agak meringis.

Ada beberapa perbedaan selain kemampuan sihir dan keahlian ninja, yaitu instead of fairy godmother, Cinderella ini punyanya godfather, and not a fairy godfather. Kereta kuda tidak terbuat dari labu (karena enggak ada labu di sekitar situ), tapi dari watering can, wortel, batu, dan raddish.

Dan...pertemuan antara Cinderella dan Pangeran, tidak terjadi di pesta dansa, tapi terjadi lebih cepat daripada itu, and it's so sweet :D

Kali ini, gue berusaha memilih jalan cerita yang berbeda dari biasanya :) agak seru juga sih dan toh apapun pilihannya, semua berakhir pada and they lived happily ever after :)

Meskipun harus gue akui, di bagian Cinderella mengkonfrontasi Stepmother rada-rada lebay alias cheesy, lalu konfrontasi-nya juga kurang seru (terlalu singkat mnurut gue), tapi hey...what do you expect? Ini 'kan masuk kategori cerita anak-anak...jadi yah enggak bisa lah dibikin novel 400-an halaman.

Ceritanya menghbur juga setelah baca Tiger's Curse, bikin santai lah. Dan beda dari yang lain.

Next, Sleeping Beauty: Vampire Slayer hahahaha...

Wednesday, July 20, 2011

Tiger's Curse - Colleen Houck




Ok... Mari kita awali dengan mengapa gue bisa baca ini buku. Seperti biasa, gue ngeliat ini buku udah lama di Periplus tapi berhubung adanya yang hardcover dan letaknya di rak atas, jadi gue enggak bisa liat. Plus entah mengapa gue juga enggak pernah keingetan untuk nyari info tentang buku ini di amazon.com. Jadi, buku ini gue cuekin. Hal yang sama juga terjadi pada waktu buku keduanya keluar. Masih cuek.

Hari Senin kemaren, tanggal 18, gue ke Pacific Place untuk ketemuan dengan Yosi, yang kebetulan memang ada perlu untuk ke PP. Di PP, cuma ada Time's Book Store. Hm...mungkin itu sebabnya gue jarang banget ke PP. Di Time's, gue ketemua Tiger's Curse (book 1) dan Tiger's Quest (book 2) yang versi paperback, dengan harga 99000 kalo gue gak salah. Berhubung ada discount card dari Time's jadi gue pikir...okelah gue coba beli.

Dari summary di back cover ceritanya sih cukup menarik, tapi gue putuskan untuk baca 2-3 halaman pertama. Gue tertarik, jadilah gue beli dua-duanya.

Malem gue baca...dan ternyata...omg!! I have mixed feelings about this book. Sebelum itu, gue kasih tau dulu summary nya...

Passion. Fate. Loyalty.
Would you risk it all to change your destiny?

The last thing Kelsey Hayes thought she'd be doing this summer was trying to break a 300-year-old Indian curse. With a mysterious white tiger named Ren.
Halfway around the world.
But that's exactly what happened. Face-to-face with dark forces, spell-binding magic, and mystical worlds where nothing is what it seems, Kelsey risks everything to piece together an ancient prophecy that could break the curse forever.

Sounds interesting right?

Jangan salah, gue suka sama jalan ceritanya. Gue suka sama idenya, tentang pangeran India yang dikutuk menjadi macan putih dan sekarang setelah 300 tahun lebih mulai ada tanda-tanda bahwa kutukan yang menimpa dirinya bisa dihilangkan. Gue suka sama roman yang ada di cerita ini....tapi...

Gue stress sendiri begitu masuk bab 3...dan bingung dengan sikap gue sendiri hahaha. Baru kali ini (seinget gue), gue pingin banget bisa suka sama ini buku. Tapi ya seperti yang gue bilang sebelumnya, I have mixed feelings about this book.

Tiger's Curse diceritakan dari sudut pandang Kelsey, jadi menggunakan sudut pandang orang pertama. Hal yang standard menurut gue, tapi cerita yang mengalir tuh kadang memberikan kesan bahwa cerita tersebut diceritakan dari sudut pandang orang ketiga, tapi instead of menggunakan kata 'Kelsey' diganti dengan kata 'aku'.

Belum lagi ada beberapa tindakan yang di kepala gue 'terlompat', atau menurut gue: diasumsikan bahwa hal tersebut sudah dilakukan. Seperti ini contohnya...digambarkan Kelsey makan menggunakan tangan (jadi tanpa sendok garpu), kemudian Kelsey makan, begitu udah selesai makan dikasih milkshake, lalu dia bilang thank you sama yang ngasih makan, lalu keluar. Tinggal gue yang mikir: abis makan pake tangan kagak cuci tangan??? OMG!! Ok ok...itu bukan hal yang gimana-gimana banget, maksudnya, bisa aja 'kan tindakan Kelsey cuci tangan itu tidak digambarkan, tapi ini kan dari sudut pandang Kelsey, yang mana menurut gue berarti apapun yang dia lakukan kudunya digambarkan. Masalahnya, bayangan di kepala gue itu, tangan Kelsey masih kotor...*facepalm* Kesannya malah si pengarangnya lupa kalo Kelsey makan pake tangan. Haduh duh....

Hal lain yang cukup menganggu gue adalah, latar belakang Kelsey terlalu singkat, alhasil kita jadi enggak tahu atau kurang bisa tahu seperti apa sih Kelsey itu. Sementara itu, kedekatan antara Kelsey dan sang macan putih malah terlalu cepat dan juga kurang mendalam. Gue ngerti sih si pengarang mungkin maunya menggambarkan bahwa Kelsey begitu tertarik dengan si macan putih. Tapi tetep aja...it's a tiger man! Again *facepalm*

Dan berbicara mengenai latar belakang, meskipun diceritakan sedikit tentang latar belakang sang pangeran, sampe buku selesai pun gue masih enggak tahu kenapa sang pangeran malah berubah jadi macan putih, bukan jadi gajah. Dan penjahatnya juga baru muncul di bagian akhir.

Lalu soal perjalanan yang harus dilalui oleh Kelsey dan sang macan putih...suer, gue enggak merasa tegang sama sekali hahaha...gue coba mikir-mikir kenapa enggak tegang ya...dibandingkan Red Pyramid, Percy Jackson, atau bahkan Harry Potter sekalipun, Tiger's Curse meskipun dengan setting yang penuh hal-hal magis...terasa biasa aja. Mungkin karena 1) enggak ada musuhnya sama sekali, kecuali memang rintangan yang kudu dihadai, dan 2) karena enggak ada time limitnya; hari ini belum selesai, besok boleh dilanjutkan lagi. Sedangkan di buku-buku yang gue sebutkan diatas, bisa dibilang mereka semua kudu menyelesaikan perjalanan mereka dalam jangka waktu tertentu dan musuh utamanya, meskipun the big boss baru muncul di buku terakhir, tetep muncul melalui kroni-kroni yang menyebalkan.

Hubungan antara Kelsey dan sang macan putih juga...gue bingung dah. Pertama dia enggak kaget melihat sang macan putih berubah jadi pangeran. Tapi udah mau terakhir malah jadi freak out karena hubungan mereka berdua udah sangat dekat. Dan mulailah muncul alasan-alasan yang klise. Tinggal gue yang "WHAT??!!!!!". *sigh*

See...liat kan betapa ini buku bikin gue gregetan...tapi tetep aja ini buku habis gue baca!!!

Gue serasa baca fanfic (omg!! buku terbitan gue bandingin sama fanfic???), yang plot ceritanya menarik, roman nya bikin gue emo (oh good GOD! emo?!?!?) tapi kedodoran di banyak tempat.

Jujur, semakin ke belakang semakin lebih better sih, enggak ada tindakan yang terlompat, kecuali sikap Kelsey yang bener-bener bikin gue gak habis pikir.

Dan sekarang gue lagi mau baca buku kedua...dan belum baca habis bab 1 gue udah melakukan tindakan bodoh. Langsung baca bab terakhir. hih...gue nunggu buku 3 kluar aja deh, baru baca bab 2...karena ceritanya bakal...bikin gue despair abiss!!


Jadi kesimpulan buku ini? Gue aja bingung. Seperti yang gue bilang di awal. Gue suka sama plot-nya. Gue suka sama ide ceritanya. Gue suka sama adegan-adegan ketika Kelsey bareng sama si macan putih/pangeran India (enggak terlalu cheesy, but still sweet). Tapi gue gak suka sama teknisnya. Sebenernya sih enggak terlalu parah, dan enggak sepanjang buku kedodoran, makanya gue jadi suka gregetan sendiri kalo ketemu. Mungkin saran yang terbaik adalah, coba baca setidaknya 4 bab pertama deh. Kalo memang bisa dinikmati, ya silakan lanjut...tapi kalau merasa terganggu...ya lebih baik enggak usah lanjut.

Kayaknya baru pertama kali ini gue nge-review buku tapi kok kesannya negatif ya?

Sunday, July 17, 2011

Uncommon Criminals - Ally Carter


Kalau tidak salah inget, buku ini berhasil dibeli bulan Juli kemaren. Akhir Juli sepertinya. Tapi baru kemaren buku ini berhasil dibaca. Akhir-akhir ini memang kegiatan membaca buku (dan kristik) agak sedikit ter...tertunda karena aktivitas lain, yang masih masuk kategori membaca, tapi agak berbeda. It's an addiction that I'm a little ashamed to admit (unless to Dito). Selain karena alasan yang tidak bisa gue akui di khalayak ramai, keinginan untuk mendapatkan versi audio dari buku ini juga membuat membaca Uncommon Criminals menjadi agak tertunda. Tapi untung kemudian ketemu. Maka kegiatan "The Throne of Fire" pun kembali terulang, membaca dan mendengarkan Uncommon Criminals.


Katarina Bishop has worn a lot of labels in her short life: Friend. Niece. Daughter. Thief. But for the last two months she's simply been known as the girl who ran the crew that robbed the greatest museum in the world. That's why Kat isn't suprised when she's asked to steal the infamous Cleopatra Emerald so it can be returned to its rightful owners.

There are only three problems. Firs, the gem hasn't been seen in public in thirty years. Second, since the fall of the Egyptian empire and the suicide of Cleopatra
, no one who holds the emerald keeps it for long - and in Kat's world, history almost always repeats itself. But it's the third problem that makes Kat's crew the most nervous, and that is...the emerald is cursed.

Kat might be in way over her head, but she's not going down without a fight. After all, she has her best friend - the gorgeous Hale - and the rest of her crew with her as they chase the Cleopatra around the globe, dodging curses and realizing that the same tricks and cons her family has used for centuries are useless this time.

Which means, this time, Katarina Bishop is making up her own rules.

Niat awal gue tadinya baca ulang (dan kembali mendengarkan) Heist Society. Tapi, berhubung gue udah keburu penasaran sama buku kedua, jadi rencana tersebut terpaksa dibatalkan. Dan gue langsung menuju buku kedua, dengan harapan gue sedikit banyak bakal inget cerita buku pertama :)

Di buku kedua, cerita masih berkisar tentang rencana pencurian. Kali ini bukan lukisan, tapi Emerald Cleopatra, yang dikabarkan terkutuk bagi siapapun yang memilikinya. Bukan pekerjaan yang mudah, karena dari awal, pekerjaan ini sudah penuh dengan rintangan. Dan tidak berhenti sampai di situ...Kat pun juga kemudian...well...lebih baik baca bukunya aja...sayang kalo dikasih spoilernya.

Yang pasti sih, pekerjaan kali ini bukan pekerjaan biasa (meskipun di buku pertama pun pekerjaan mereka juga bukan pekerjaan biasa) dan tipu daya yang ada pun sepertinya berkali-kali lipat. Dan Kat...Kat di sini nampak benar-benar kewalahan dengan segala rintangan dan halangan yang muncul. Sedangkan Hale...W. W. Hale...tetap mempesona seperti biasa hahahaha....

Hubungan Hale dan Kat di buku ini memiliki porsi yang lebih besar dibandingkan buku pertama. Bisa dibilang, ada lah cerita romance-nya, meskipun cuma berupa sentilan-sentilan kecil, tapi setidaknya lebih terlihat dibandingkan buku pertama.

So...buku yang berhasil gue selesaikan sehari saja (seandainya gue mulai baca dari pagi) ini benar-benar menghibur gue. Ada romance, ketegangan, rasa putus asa, dan sedikiiiiit angst. Gue suka dengan ini buku. Can't wait for another Heist Society series!

Wednesday, July 13, 2011

Again...Disney

Gara-gara buka disneyprincesstumblr.com jadi tahu kalo ada buku "The Art of Disney Princess" dan udah pasti gue jadi penasaran abis. Setelah melakukan searching...ketemu dengan http://d-princesses.livejournal.com yang kebetulan sempet ngasih liat beberapa contoh gambarnya.

Dan gue cuma bisa terbengong-bengong...oh my God!! Keren abis!!

Aurora

Maleficent

Cinderella

Sekedar info, ketiga gambar ini dijual di disneystore.com dengan harga $74.95 - $164.95


Tiger Lily

The Princess & The Frog

Snow White

Cinderella

Princess Jasmine

Mulan

Snow White/Flight From The Forest

Gambar-gambar di atas, selain gambar tapi juga dijadikan gambar kaos di Disney Couture dengan harga @$49.95, kalo dikurskan sekitar Rp 500.000,00. Bukan harga yang murah untuk sebuah kaos. Tapi yang bikin beda adalah, kaosnya bukan sekedar kaos t-shirt biasa, tapi memang ada modelnya dan tiap gambar, modelnya beda-beda. Kayak yang gambar Mulan, suer keren banget, bisa jadi dress sendiri. Dan yang Princess Jasmine, kaosnya lengan panjang dan ada juga yang model scarf ($69.95). Untuk Snow White yang "Flight From The Forest", selain kaos juga dibikin model kanvasnya ($124.95 - $299.95). Mau banget!!! Please visit here for The Art of Disney Princess: Fine Art & Disney Couture

Moments Away by Rodel Gonzales.

Out Of These Waters by Rodel Gonzales.

Snow White in the Woods by Thomas Kinkade.

Sleeping Beauty Portrait by Mike Kupka.

Cinderella Portrait by Mike Kupka.

Sama seperti sebelumnya, gambar-gambar ini udah pasti dijual, tapi gue gak tau berapa harganya, karena enggak ngecek Disneystore.com :D And plese visit here for another Disney Fine Art


Saturday, July 9, 2011

Disney


All pictures are taken from http://thedisneyprincess.tumblr.com

Thanks to Nilla Kartika, since I accidentally stumble upon he tumblr :D
(mostly are Cinderella :D)













ARIES (Jasmine) willful, feisty, independent
TAURUS (Belle) creative, loyal, dependable
GEMINI (Alice) curious, childlike, talkative

CANCER (Cinderella) cautious, nurturing, empathetic

LEO (Charlotte) provocative, demanding, flamboyant

VIRGO (Tiana) realistic, knowledgeable, modest

LIBRA (Mulan) intellectual, easygoing, indecisive

SCORPIO (Pocahontas) intense, secretive, passionate

SAGITTARIUS (Rapunzel) adventurous, spirited, happy

CAPRICORN (Aurora) respectful, devoted, classy

AQUARIUS (Ariel) idealistic, rebellious, open minded

PISCES (Snow White) dreamy, compassionate, kind
Please e-mail me directly if you have any question about things that I wrote in this blog at celotehze@yahoo.com