Friday, March 12, 2010

Alice


Rabu kemaren, akhirnya jadi juga nonton Alice in Wonderland, karya Tim Burton. Milih nonton yang reguler, bukan yang 3D karena masalah waktu dan tempat. Hari itu memang gue dan Yosi sempet jalan dulu ke Mal Ambassador, demi hunting toko kristik. Well...I still prefer HobbyCraft, tapi toh tetep aja beli buku kristik dan polanya masing-masing 1. Kemudian mampir ke FO yang ada di situ, nemu kaos dan celana 7/8...so it's not so wasted.

Nonton Alice di Plaza Indonesia. Pingin nonton di Studio XXI, ternyata yang main 3D-nya, sedangkan untuk 3D, I really prefer Blitzmegaplex. Ada Grani sih...tapi gak deh...males. So we ended up at Plaza Indonesia.



Alice in Wonderland. Meskipun sama-sama 'buatan' Disney, tapi Alice in Wonderland ini bener-bener jauh berbeda dari yang animasi dulu. It's Tim Burton all over it. Alice bener-bener berada di wonderland. Tata artistiknya memang harus diacungi jempol, bahkan Gerrie yang tadinya tidak berminat nonton Alice, akhirnya nonton yang memberi nilai bagus untuk film ini.

One thing for sure, menurut gue, film ini tidak se-sederhana yang orang bayangkan. Yah sebenernya, bukunya pun tidak se-sederhana versi Disney. Kalimat-kalimat yang diucapkan oleh Alice dan seluruh tokoh Wonderland menurut gue sih, punya makna yang lebih dalam dan harusnya bisa memancing tawa. Tapi, mungkin, karena kalimat-kalimat tersebut dalam bahasa inggris dan teks-nya agak sedikit ngaco plus dengan cepat menghilang, jadi jokes-nya enggak nyampe. Dan teks yang sedikit ngaco itu cukup menganggu. Untung cuma beberapa doang. Jadi ya nontonya kudu listening juga. Dan rasanya agak sedikit membantu kalo udah pernah nonton/baca Alice in Wonderland yang pertama, waktu dia masih kecil, jadi sekurang-kurangnya nyambung dengan beberapa adegan di film.

You're right, Stayn. It is far better to be feared than loved.

Kalo orang banyak menantikan peran Johnny Depp, gue menantikan peran Helena Bonham Carter, The Red Queen :D, with her famous line, "Off with their heads!". Plus, di film ini kepalanya The Red Queen dibikin super gede banget, beda dari yang lain. Dan seperti biasa, Helena Bonham Carter memang keren banget di sini!! Mantap lah!

Ada 1 quote dari film, mengenai Red Queen ini tapi gue lupa. Something like, "Down with the big head!" Can anyone tell me what was it?



Tokoh kedua yang gue nanti adalah The White Queen, diperankan oleh Anne Hathaway. The White Queen ini bener-bener...lebay :D mengingatkan gue pada Snow White di Disney LIVE! yang pernah gue tonton waktu dulu. Lebay banget sih enggak, tapi ya emang lebay hahahaha...

Last but not least, Mad Hatter.


Tokoh yang satu ini...memang benar-benar gila. Gue gak gitu suka dengan Mad Hatter, karena kegilaan-nya yang terlalu ekstrim menurut gue. Tapi Johnny Depp emang keren sih di sini, dan di bagian akhir, gue bisa merasakan perasaan sayang Hatter ke Alice.

Cerita Alice in Wonderland yang ini memang berbeda dari biasanya. Kali ini Alice udah besar dan kembali lagi ke Wonderland. Petualangan Alice kali ini berbeda and yet somehow serupa dengan kehidupan nyatanya. Di film ini, Alice menyadari bahwa petualangan yang dulu ia alami sewaktu kecil, bukannya mimpi tapi merupakan kisah nyata.

Overall menurut gue ini film meskipun ada saat-saatnya 'membingungkan', tapi toh tetap menarik untuk ditonton, terutama dari segi artistiknya, weird tapi keren :D gue suka banget sama semua baju yang dipake Alice. Gue sebenernya mengharapkan lebih, karena semua iklan/promosi menggambarkan film ini heboh, tapi toh tetep tidak mengecewakan ini film. Sekali lagi, it's Burton all over it :)

Enggak rugi juga lah nonton ini film. Seandainya ada kesempatan lagi, gue sih penasaran sama 3D-nya :)

And now, I leave you all with Alice's Theme from Danny Elfman and Alice from Avril Lavigne. Dua-duanya menarik untuk didengarkan :)




MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com

No comments:

Free Delivery on all Books at the Book Depository
Please e-mail me directly if you have any question about things that I wrote in this blog at celotehze@yahoo.com